Suzuki Wagon R : Minim di Dalam Negeri, Banyak Diekspor

Kinerja penjualan mobil Suzuki Wagon R memberikan gambaran minim penjualan di dalam negeri, tetapi laris manis di Pakistan. Hal itu tercermin dari pengiriman Wagon R sejak 2016 selalu lebih tinggi dari penjualan ke dealer di Nusantara.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 05 September 2018  |  09:00 WIB
Suzuki Wagon R : Minim di Dalam Negeri, Banyak Diekspor
Karimun Wagon R - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA—Kinerja penjualan mobil Suzuki Wagon R memberikan gambaran minim penjualan di dalam negeri, tetapi laris manis di Pakistan. Hal itu tercermin dari pengiriman Wagon R sejak 2016 selalu lebih tinggi dari penjualan ke dealer di Nusantara.

Fakta itu tentu membuat PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) tidak terlalu khawatir dengan penurunan penjualan LCGC pada umumnya dan Wagon R khususnya. Kontribusi penjualan ke Pakistan nyatanya sangat berkontribusi bagi penjualan Wagon R.

Selama 5 tahun terakhir, pengiriman Wagon R ke Pakistan telah menyentuh angka 69.168 unit, sementara penjualan dalam negeri sebanyak 51.122 unit. Padahal, Wagon R pertama kali dikirim ke Pakistan pada 2014, sementara penjualan di dalam negeri sejak 2013.

Direktur Marketing PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Donny Saputra mengatakan, produk LCGC Suzuki Wagon R merupakan cara Suzuki berpartisipasi dalam program pemerintah untuk menghadirkan mobil terjangkau ramah lingkungan. Wagon R aslinya merupakan city car tetapi masuk kategori LCGC karena mampu memenuhi syarat kendaraan murah tersebut.

Dia menjelaskan, Suzuki dalam mengembangkan produk tidak hanya memikirkan pasar domestik tetapi juga pasar ekspor. Cara SIS itu terbukti ampuh karena Wagon R masih berkontribusi positif walau pasar LCGC dalam negeri sedang tertekan.

"Bahkan saat ini penjualannya [Wagon R] mencapai 3.500 unit per bulan. 3000-nya disumbang dari ekspor. Hal ini menunjukkan sebetulnya performa Wagon R masih sangat baik," tulisnya kepada Bisnis, Selasa (3/9/2018) malam .

Pada paruh pertama tahun ini, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan Wagon R sebanyak 2.501 unit, turun 16,27% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Penurunan Wagon R itu sejalan dengan tren penjualan LCCG di dalam negeri turun 4,6% pada semester I/2018 atau setara dengan 115.076 unit.

Penurunan penjualan Wagon R di dalam negeri berbanding terbalik dengan pengiriman Wagon R ke Pakistan. Sepanjang 6 bulan pertama 2018, total ekspor Wagon R ke Pakistan mencapai 14.640 unit. Jumlah itu naik 34,95% jika dibandingkan dengan semester I/2017.

Beberapa ulasan Wagon R di media Pakistan menyebut kendaraan dengan lima penumpang ini memiliki desain interior yang nyaman, bodi yang anggun, serta konsumsi bahan bakar yang efisien. Kendaraan ini pun menjadi salah satu kendaraan kota yang banyak dipilih masyarakat Pakistan.

Pencapaian Wagon R menggenapi ambisi pemerintah ketiga menggagas LCGC; menjadi kendaraan terjangkau dan ramah lingkungan di dalam negeri serta berkualitas untuk pasar negara orang. Pertumbuhan ekspor ke Pakistan menggenapi itu. Wagon R, tertekan di dalam negeri, melejit di Pakistan.

Ekspor CKD Suzuki Wagon R ke Pakistan

Periode

Ekspor

Wholesales dalam Negeri

Jan-Juli 2018

14.640

2.501

2017

26.928

5.417

2016

14.400

9.905

2015

5.472

11.526

2014

7.728

17.068

2013

-

4.705

Total

69.168

51.122

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Suzuki Wagon R

Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top