Volvo Cars Bersiap IPO

Pemilik Volvo Cars, Zhejiang Geely Holding Group Co. memilih Citigroup Inc., Goldman Sachs Group Inc., dan Morgan Stanley sebagai penasihat untuk penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) perusahaan pembuat mobil asal Swedia tersebut tahun ini.
Dwi Nicken Tari | 11 Mei 2018 13:27 WIB
Sebuah kabel pengisian kendaraan listrik terlihat pada kap mobil hibrida Volvo dalam ilustrasi gambar ini diambil 6 Juli 2017. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Pemilik Volvo Cars, Zhejiang Geely Holding Group Co. memilih Citigroup Inc., Goldman Sachs Group Inc., dan Morgan Stanley sebagai penasihat untuk penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) perusahaan pembuat mobil asal Swedia tersebut tahun ini.

Seorang sumber yang tidak ingin disebutkan identitasnya menyampaikan Zhejiang Geely asal China dan Volvo telah berdiskusi untuk menjadikan nilai perusahaan itu sebesar US$16 miliar hingga US$30 miliar di dalam penjualan saham.

“Perusahaan telah mengadakan pertemuan di Swedia dan Hong Kong bulan ini untuk mendiskusikan pencatatan saham di dua negara,” katanya, seperti dikutip Bloomberg, Jumat (11/5/2018).

Adapun saham tersebut akan dijual secepatnya pada musim gugur tahun ini. Namun, sumber itu melanjutkan, keputusan finalnya masih belum dibuat dan ada kemungkinan untuk berubah.

“IPO ini merupakan pilihan, namun keputusannya ada di pemilik,” kata perwakilan dari Volvo Cars yang tidak ingin disebutkan identitasnya.

Sementara itu, perwakilan Geely, Citigroup, Goldman Sachs, dan Morgan Stanley masih menolak memberikan komentar.

Sumber itu melanjutkan, Volvo Cars mungkin ingin mencari benchmark-nya sendiri di hadapan perusahaan otomotif lain, seperti Geely Automobile Holdings Ltd. dan Tesla Inc. melalui IPO ini.

“Geely masih menyelesaikan jejeran perbankan dan mungkin akan menambah beberapa penasihat lagi,” tambah sumber tersebut.

Sementara itu, saham Geely Automobile terapresiasi hingga 2,4% dalam perdagangan awal di Hong Kong pada Jumat (11/5/2018) setelah naik dua kali lipat dalam 12 bulan terakhir. Adapun indeks Hang Seng juga naik 1,1% pada perdagangan Jumat (11/5/2018) pagi.

CEO Volvo Cars Hakan Samuelsson menyatakan pada Maret lalu bahwa penjualan saham merupakan pilihan yang memungkinkan untuk dipilih pemilik Volvo Cars, miliarder Li Shufu.
Adapun Zhejiang Geely mengakuisisi Volvo pada 2010 dan memperbarui jejeran kendaraannya untuk membuatnya sebagai alternatif populer bagi konsumen mobil mewah di Jerman.

Berdasarkan website resmi perusahaan, unit Swedia yang dimiliki oleh perusahaan China itu memegang 99% kepemilikan Volvo Car AB, sementara investor institusional Swedia memiliki sisa 1% yang lain lewat kelas saham lainnya.

Adapun perusahaan otomotif yang berbasis di Gothenburg itu mencatatkan penurunan profit sebesar 1,8% pada kuartal I/2018. Sementara Amerika Serikat menjadi pendorong utama di dalam pertumbuhan penjualannya, China tetap menjadi pasar terbesarnya, diikuti Swedia dan AS.

 

Tag : volvo
Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top