Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Taksi Online India Targetkan Sejuta Armada Kendaraan Listrik

Perusahaan transportasi dalam jaringan daring di India, Ola, yang didukung oleh SoftBank Group Jepang, mengatakan akan menambah 10.000 electric three-wheelers ke armadanya selama 12 bulan ke depan sebagai bagian dari rencana untuk mempromosikan penggunaan kendaraan listrik.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 17 April 2018  |  11:15 WIB
Seorang karyawan berbicara melalui telepon ketika ia duduk di meja depan di dalam kantor layanan taksi Ola di Gurugram, yang sebelumnya dikenal sebagai Gurgaon, di pinggiran New Delhi, India, 20 April 2016.  - REUTERS
Seorang karyawan berbicara melalui telepon ketika ia duduk di meja depan di dalam kantor layanan taksi Ola di Gurugram, yang sebelumnya dikenal sebagai Gurgaon, di pinggiran New Delhi, India, 20 April 2016. - REUTERS

Bisnis.com, NEW DELHI - Perusahaan transportasi di India, Ola, yang didukung oleh SoftBank Group Jepang, mengatakan akan menambah 10.000 electric three-wheelers ke armadanya selama 12 bulan ke depan sebagai bagian dari rencana untuk mempromosikan penggunaan kendaraan listrik.

Ola berencana untuk memiliki 1 juta kendaraan listrik yang ditawarkan pada 2021, katanya dalam sebuah pernyataan, menambahkan bahwa itu akan bekerja dengan berbagai pemerintah negara bagian, pabrik kendaraan dan perusahaan baterai untuk memenuhi targetnya.

Pemerintah Perdana Menteri Narendra Modi bertekad untuk mempromosikan penggunaan kendaraan listrik, dimulai dengan transportasi umum dan taksi, untuk memerangi meningkatnya polusi dan mengurangi ketergantungan bangsa pada impor minyak.

India juga telah menetapkan target untuk membuat semua kendaraan baru menjadi listrik pada 2030.

Ola, yang beroperasi di 110 kota di India dan memiliki lebih dari satu juta pengemudi, mengatakan roda tiga listrik akan diperkenalkan di tiga kota tetapi tidak menyebutkan nama mereka.

Kendaraan roda tiga biasanya digunakan, terutama di kota-kota yang lebih kecil, tetapi varian listrik diperkenalkan hanya beberapa tahun yang lalu.

Ola tidak mengatakan produsen mana yang akan menyediakan kendaraan roda tiga atau apakah perusahaan akan melakukan pembelian atau apakah kendaraan akan menjadi milik pengemudi. Itu juga tidak memberikan rincian tentang kapan direncanakan untuk memperkenalkan mobil listrik.

Mei lalu, Ola meluncurkan proyek percontohan untuk menguji armada kendaraan listrik di kota Barat Nagpur. Namun para pengemudinya, yang tidak senang dengan waktu tunggu yang lama di stasiun pengisian dan biaya operasional yang tinggi, mengatakan mereka ingin mengembalikan mobil-mobil itu.

"Program EV (kendaraan listrik) di Nagpur telah memberikan Ola wawasan yang signifikan dalam mengelola kendaraan, baterai, dan operasi secara efektif," kata perusahaan dalam pernyataan pada hari Senin. Ia menambahkan bahwa pihaknya berencana untuk terus mengeksplorasi cara-cara untuk mengoptimalkan baterai dan pengisian daya.

Penjualan mobil listrik di India, salah satu pasar mobil yang tumbuh paling cepat di dunia, menghasilkan kurang dari 0,1% dari penjualan tahunan lebih dari 3 juta mobil penumpang. Mereka mahal dan infrastruktur untuk mengisi kendaraan tidak memadai.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik Taksi Online
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top