Bugatti Chiron Sport Kian Keren

Im your National Anthem. God, youre so handsome! Take me to the Hamptons Bugatti Veyron. Sepenggal lirik lagu National Anthem dari Lana Del Rey itu menggambarkan seorang gadis yang mengencani pria tampan nan kaya raya, yang menunggangi mobil Bugatti.
Wike Dita Herlinda | 18 Maret 2018 19:45 WIB
Ilustrasi - Istimewa

I’m your National Anthem. God, you’re so handsome! Take me to the Hamptons Bugatti Veyron.” Sepenggal lirik lagu National Anthem dari Lana Del Rey itu menggambarkan seorang gadis yang mengencani pria tampan nan kaya raya, yang ‘menunggangi’ mobil Bugatti.

Tidak salah memang jika brand Bugatti kerap disadur ke dalam bait-bait lagu populer untuk menggambarkan kemewahan, prestise, dan kekayaan. Nama Bugatti memiliki citra jetset yang tidak dapat dipungkiri. Siapa pun yang mengendarai mobil merek Prancis ini pasti menjadi sorotan.

Sejak Bugatti memperkenalkan Chiron sebagai suksesor dari Veyron pada 1 Maret 2016 di Geneva Motor Show, fans terus menantikan kejutan apalagi yang akan disuguhkan perusahaan otomotif yang berbasis di Molsheim tersebut.

Pada 2 tahun berselang sejak Chiron dilansir perdana ke pasar, Bugatti tidak mengecewakan penggemarnya dengan meluncurkan Chiron Sport. Lagi-lagi, mobil sports mewah ini diungkap di hadapan publik di ajang bergengsi Geneva Motor Show 2018.

Kendaraan elite yang dibanderol lebih dari 2,65 juta poundsterling (lebih dari Rp45 miliar) belum termasuk pajak di Eropa ini menjawab impian para penggemar kendaraan sports akan sebuah mobil berperforma tinggi. Chiron Sport adalah pembaruan dari generasi sebelumnya yang diluncurkan 2 tahun lalu.

Dari segi performa, tidak ada perombakan yang dilakukan Bugatti. Dengan kata lain, Chiron Sport masih menggunakan mesin 8,0 liter berkekuatan 1.500 tenaga kuda. Hanya saja, versi baru ini memiliki bobot leih ringan dengan suspensi baru yang membuatnya jauh lebih cepat.

Secara keseluruhan, bodi Chiron Sport lebih ringan 18 kilogram dibandingkan dengan  pendahulunya. Ada beberapa sentuhan perubahan kecil yang diberikan oleh Bugatti, untuk membuat berat mobil ini lebih ringan agar aerodinamikanya lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya.

Salah satunya adalah dengan mengganti material gagang wiper dengan serat karbon, yang dapat menghemat bobot hingga 1,4 kilogram. Bagian setir juga dibuat lebih ringan, sedangkan lebar kaca belakang sedikit dikurangi.

Bagaimana pun, perubahan paling krusial adalah dari sisi handling untuk memperbaiki suspensi. Versi baru Chiron Sport memiliki penyerap guncangan (shock absorber) 10% lebih tangguh dibandingkan dengan Chiron standar.

Adapun, bagian gandar belakangnya juga ditingkatkan sedemikian rupa untuk memaksimalkan distribusi torsi. Pembaruan inilah yang membuat Chiron Sport mampu berlari 5 detik lebih kencang dibandingkan dengan Chiron standar saat dipacu di lintasan uji coba Bugatti.

Langkah Berani

Membuat Bugatti Chiron Sport lebih cepat dari pendahulunya adalah sebuah langkah berani. Pasalnya, hal tersebut sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan, mengingat performa Chiron standar sebenarnya sudah sangat optimal.

Hanya saja, revisi tersebut mungkin dibutuhkan oleh para penggemar sejati Bugatti yang ingin menunjukkan bahwa mereka mampu memiliki Chiron dari kelas paling superior untuk memposisikan gengsi dan prestise di kalangannya.

Dari segi visual, Chiron Sport juga memiliki desain lebih elegan. Mobil ini menggunakan velg alloy dengan desain rumit yang eye catchy. Bagian knalpotnya didesain membulat, tidak seperti kebanyakan mobil sports yang memiliki desain knalpot persegi empat.

Di bagian interior, tombol starter dan panel mode kemudi semuanya berbalutkan desain elegan bernuansa hitam. Adapun, dua pintu yang melekat pada mobil ini memiliki logo Sport pada bagian kenop dan konsol sentralnya.

Mobil ini tersedia dalam berbagai varian warna, mulai dari merah, biru, perak, hingga abu-abu gelap. Demikian pula desain interiornya ditawarkan ke dalam berbagai material, mulai dari kulit, alcantara, hingga serat karbon. Kendaraan impian ini akan mulai dipasarkan pada akhir 2018.

Tag : otomotif
Editor : Bambang Supriyanto
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top