Porsche Catat Rekor Penjualan, Pendapatan, dan Keuntungan

Porsche AG menorehkan rekor pengantaran mobil, pendapatan, dan operasional sepanjang 2017. Perusahaan mobil sport ini membukukan penjualan 246.375 unit atau naik 4% dan pertumbuhan pendapatan 5% menjadi 23,5 miliar EUR. Keuntungan operasional naik 7% menjadi 4,1 miliar EUR.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 17 Maret 2018  |  15:35 WIB
Porsche Catat Rekor Penjualan, Pendapatan, dan Keuntungan
Ketua Dewan Eksekutif Porshce AG Oliver Blume (kiri) dan Wakil Ketua Dewan Eksekutif Porshce AG Lutz Meschke / Porsche

Bisnis.com, STUTTGART – Porsche AG menorehkan rekor pengantaran mobil, pendapatan, dan operasional sepanjang 2017. Perusahaan mobil sport ini membukukan penjualan 246.375 unit atau naik 4% dan pertumbuhan pendapatan 5% menjadi 23,5 miliar euro. Keuntungan operasional naik 7% menjadi 4,1 miliar EUR.

Ketua Dewan Eksekutif Porshce AG Oliver Blume mengatakan bahwa capaian itu adalah bukti keberhasilan strategi perusahaan. “Kami akan mennggunakan kenaikan keuntungan untuk mengembangkan rencana kendaraan masa depan,” katanya, mengutip newroom.porsche, Sabtu (17/3/2018).

Blume mengatakan perusahaan akan menginvestasikan lebih dari 6 miliar euro untuk elektrifikasi kendaraan, dengan fokus pada hibrida plug-in dan kendaraan listrik murni pada 2022.

Hampir separuh modal akan digunakan untuk investasi aset material, dan lebih dari 50% untuk biaya pengembangan. Di dalam biaya pengembangan, sekitar 500 juta EUR akan digunakan untuk Mission E, dan 1 miliar euro untuk elektrifikasi model yang sudah ada.

Wakil Ketua Dewan Eksekutif Porsche AG Lutz Meschke mengatakan profit perusahaan mencapai 50% dalam tiga tahun terakhir. Dengan pertumbuhan profit tahun lalu sebesar 17,6%, Porsche membuktikan diri sebagai perusahaan otomotif yang paling menguntungkan di dunia.

“Hal ini berkat peningkatan secara berkala pada produktivitas, efisiensi biaya, dan peluncuran produk unggulan,” ujarnya.

Meschke melanjutkan bahwa digitalisasi, elektrifikasi, dan konektivitas adalah tantangan terbesar dunia otomotif yang membutuhkan investasi besar. Kendati demikian, Porsche berpegang pada target untuk setidaknya mempertahankan pertumbuhan profit sebesar 15%.

“Kami harus dan akan mencari peluang dari potensi pertumbuhan di samping bisnis kendaraan yang sebenarnya. Dalam jangka menengah, kami ingin penjualan layanan digital tumbuh dua digit,” jelasnya.

Adapun pada tahun ini Porsche AG berupaya menjaga stabilitas pendapatan dan penjualan. Perusahaan menilai akan ada tambahan penjualan signifikan begitu Mission E, kendaraan listrik murni pertama Porsche dilepas ke pasar. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Porsche Mission E, Porsche Cayenne, Porsche AG

Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top