BMW Hadirkan Penantang Coupe Mercedes-Benz S-Class

Perusahaan otomotif spesialis mobil mewah asal Jerman, BMW, berupaya merebut kembali pangsa pasar dengan meluncurkan model coupe mewah, BMW Coupe 8 Series.
Yusran Yunus
Yusran Yunus - Bisnis.com 15 Mei 2017  |  17:25 WIB
BMW Hadirkan Penantang Coupe Mercedes-Benz S-Class
Logo BMW - Ilustrasi/walpapers111.com

Bisnis.com, JAKARTA - Setelah sempat dikalahkan pesaingnya, Mercedes-Benz, perusahaan otomotif spesialis mobil mewah asal Jerman, BMW kini berupaya merebut kembali pangsa pasar dengan meluncurkan model coupe mewah, BMW Coupe 8 Series.

Mobil sporty dengan dua pintu tersebut akan hadir di sejumlah showroom pada tahun depan dan bersaing dengan model Coupe Mercedes-Benz S-Class. Model teranyar milik BMW yang dibanderol 100.000 euro atau setara US$110.000 tersebut diklaim menjadi kunci utama dalam strategi penjualan BMW.

“Kami kini beralih ke posisi ‘penyerang’,” ungkap Chief Executive Officer BMW, Harald Krueger, dalam pertemuan tahunan dengan para pemegang saham di Munchen. “Coupe 8 Series akan mendorong kami untuk kembali merajai segmen mobil mewah.”

Krueger berupaya mempertajam strateginya setelah BMW harus tergeser dari posisi teratas setelah Daimler AG berhasil mencatat penjualan tertinggi tahun lalu yaitu termasuk rencana peluncuran sejumlah model terbaru terbaru model jenis SUV dan mobil besar, serta rencana perubahan model klasik miliknya.

Dengan menghidupkan kembali BMW 8-Series, Krueger bertaruh bahwa para konsumen kelas atas akan kembali tertarik setelah sempat dihentikan produksinya pada 1990-an di tengah penjualannya yang sempat goyah. Krueger menyatakan keyakinannya bahwa versi terbaru BMW 8-Series tersebut akan memacu penjualan dan pendapatan di segmen mobil mewah pada 2020.

Setelah sempat menjadi model teratas pada 1989, versi terbaru BMW 8-Series kini harus bersaing di pasar yang ‘ramai’ dengan sejumlah model sedan coupe mewah dari para perusahaan otomotif terkemuka dunia, sebut saja Volkswagen AG, yang menghadirkan Porsche Panamera dan Fiat Chrysler Automobiles NV yang menawarkan Maserati Quattroporte.

Sementara itu, pertumbuhan pendapatan BMW masih tertinggal dari pesaingnya Mercedes Benz yang mencatat kenaikan hingga 60%, sementara BMW hanya menguat 6,1%. Sejumlah strategi yang agresif pun diterapkan pihak BMW termasuk peluncuran mobil terbaru seperti BMW SUV X2 dan BMW X7 pada tahun depan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bmw group indonesia, mercedes-benz

Sumber : Bloomberg

Editor : M. Syahran W. Lubis
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top