Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jeep Kehilangan Pamor di AS

Jeep kehilangan momentum pertumbuhan SUV (sport utility vehicle). Saat volume penjualan SUV di Amerika Serikat naik 11% selama empat bulan terakhir, Jeep malah mencatat penjualan turun 10%.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 31 Maret 2017  |  19:55 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Jeep kehilangan momentum pertumbuhan SUV (sport utility vehicle). Saat volume penjualan SUV di Amerika Serikat naik 11% selama empat bulan terakhir, Jeep malah mencatat penjualan turun 10%.

Pihak Jeep tidak heran volume penjualan turun, karena hal itu disebabkan kurangnya pasokan produk 2017 Jeep Compass ke diler.

Produk SUV kompak tersebut tidak memiliki persediaan layak hingga akhir April atau Mei.

Michael Manley, Head of Ram and Jeep Brand Fiat Chrysler Automobiles mengatakan pekan lalu hanya sekitar 100 unit—150 unit kendaraan yang didistribusikan.

“Anda akan melihat pada dasarnya penjualan bulan ini nol. Mudah-mudahan, kita akan melihat transaksi penjualan mulai bulan depan dan seterusnya,” kata Manley seperti dikutip dari Bloomberg, Jumat (31/3/2017).

Adapun 2017 Jeep Compass merupakan kompak SUV yang mencoba melakukan penetrasi di pasar mobil keluarga.

Efisiensi bahan bakan dan kemampuan menjadi senjata utama.

Manley mengatakan mobil ini akan dirakit di Meksiko, India, Brazil, dan China untuk mencapai konsumen di 100 negara lebih.

Sementara itu mobil yang beredar di AS berasal dari Meksiko.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jeep

Sumber : Bloomberg

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top