Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah Harus Intensif Bina Industri Komponen Otomotif

Forum Industri Kecil dan Menengah (IKM) Jawa Barat meminta pemerintah pusat menggenjot pembinaan terhadap pelaku usaha komponen otomotif secara intensif guna menghasilkan produksi yang berdaya saing dengan impor.
Adi Ginanjar Maulana & Ria Indhryani
Adi Ginanjar Maulana & Ria Indhryani - Bisnis.com 07 Juli 2015  |  16:22 WIB
Ilustrasi - bisnis.com
Ilustrasi - bisnis.com

Bisnis.com, BANDUNG - Forum Industri Kecil dan Menengah (IKM) Jawa Barat meminta pemerintah pusat menggenjot pembinaan terhadap pelaku usaha komponen otomotif secara intensif guna menghasilkan produksi yang berdaya saing dengan impor.

Ketua Forum IKM Jabar K. Fuzy Agus mengatakan pembinaan dari pemerintah saat ini masih sebatas seminar dan workshop sehingga hal tersebut belum menunjukkan adanya keseriusan. 

Padahal, industri komponen otomotif merupakan sesuatu yang harus diperhatikan mulai dari hulu hingga hilir.

“Dukungan pemerintah untuk meningkatkan daya saing industri lokal sangat minim. Yang ada, pemerintah malah mempersilakan asing berdatangan ke Indonesia,” ujarnya kepada Bisnis, Selasa (7/7/2015).

Fuzy melanjutkan kurangnya pembinaan terhadap industri komponen otomotif lokal memicu produsen asing terus berdatangan ke Indonesia.

Di sisi lain, pembinaan yang selama ini dilakukan agen tunggal pemegang merek (ATPM) hanya untuk produsen perakitan (assembly manufacturer). 

“Sementara itu, yang tidak di bawah ATPM susah, karena hal seperti itu tertuang di kontrak kerja dan dibangun dalam waktu panjang.”

Oleh karena itu, lanjutnya, sudah seharusnya pemerintah melakukan penataan ulang terhadap IKM komponen otomotif mulai dari penggunaan bahan baku lokal hingga teknologi. "Hal seperti ini hingga sekarang belum tersentuh.”

Fuzy mencontohkan bagaimana kebutuhan bahan baku komponen otomotif lokal yang tinggi belum dimanfaatkan maksimal oleh industri komponen lokal.

Padahal, jika digarap optimal bahan baku lokal akan mampu diserap banyak oleh industri komponen lokal.

Sementara itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat terus berupaya meningkatkan produksi kualitas industri komponen otomotif, guna berdaya saing dengan produk impor.

Kepala Disperindag Jabar Ferry Sofwan mengakui saat ini pasokan IKM komponen otomotif di Jabar masih berkontribusi kecil.

“Disperindag terus berusaha untuk menggejot keberadaan IKM agar bisa meningkatkan kualitas produksi sehingga berdaya saing dengan impor,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Komponen Otomotif
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top