Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BRIDGESTONE TIRE INDONESIA: Penjualan Ban Ecopia Bakal Naik 50%

PT Bridgestone Tire Indonesia produsen ban Ecopia optimistis penjualan lini produknya tersebut hingga akhir tahun ini akan mampu meningkat hingga 50% seiring peluncuran program Ecopia Go Indonesia.
Puput Ady Sukarno
Puput Ady Sukarno - Bisnis.com 14 September 2014  |  17:43 WIB

Bisnis.com, BANDUNG - PT Bridgestone Tire Indonesia produsen ban Ecopia optimistis penjualan lini produknya tersebut hingga akhir tahun ini akan mampu meningkat hingga 50% seiring peluncuran program Ecopia Go Indonesia.


"Seiring peluncuran program Ecopia Go Indonesia, kami optimistis penjualan ban Ecopia dapat meningkat hingga 50% dibandingkan raihan tahun lalu yang mampu menyentuh angka satu juta unit," tutur Sales and Marketing Director PT Bridgestone Tire Indonesia, Yasuhiro Ukegawa, kepada Bisnis di sela peluncuran Ecopia Go Indonesia, Jumat Malam (12/9/2014).


Yasuhiro menyatakan bahwa sejak tahun lalu Bridgestone Tire Indonesia mulai memperkenalkan Ecopia EP150 dan tahun ini juga memperkuat lini produknya dengan menghadirkan Ecopia tipe MPV1 yang mendapat sambutan cukup baik oleh masyarakat.


"Tahun lalu, penjualan Ecopia khusus untuk kendaraan passanger mampu menyentuh angka satu juta unit. Dengan peluncuran Ecopia Go Indonesia ini kami berharap mulai September hingga akhir tahun ini mampu mendongkrak penjualan hingga 50%," tuturnya.


Pihaknya menaruh target penjualan cukup optimistis karena yakin dengan kelebihan Ecopia yang mampu menghemat bahan bakar minyak ditengah isu kenaikan harga komoditas tersebut.


"Kami cukup optimistis dengan produk ini, tapi untuk realisasi penjualan Ecopia periode Januari hingga Agustus 2014 kami belum bisa menyebutkan," tuturnya.


Menurut Yasuhiro Ukegawa, dengan program terbaru ini, masyarakat akan semakin mengenal dan mendapatkan pengetahuan mengenai nilai tambah dan keuntungan menggunakan ban Ecopia.


"Keunggulan Ecopia yang ramah lingkungan, awet, mampu menghemat penggunaan bahan bakar minyak, serta tingkat keamanan tinggi saat bersamaan akan semakin diketahui masyarakat dan menjadi pilihan tepat untuk digunakan," ujarnya.


Pihaknya mengklaim Ecopia adalah produk ban terbaik tanpa kompromi dan paling ramah lingkungan yang diproduksi untuk konsumen Indonesia.


"Melalui program ini, selain mempopulerkan Ecopia, juga sekaligus untuk menjawab pertanyaan seberapa banyak bahan bakar yang dapat dihemat ketika menggunakan Ecopia," tuturnya.


Assistant Director Sales and Marketing PT Bridgestone Tire Indonesia, Frankie Paduli bahkan target optimis pertumbuhan penguasaan pasar tahun ini sebesar 5% dapat terealisasi dengan baik.


"Dengan program Ecopia Go Indonesia ini pada ujungnya diharapkan mampu meningkatkan penguasaan Bridgestone Tire Indonesia di pasar ban Tanah Air dari semula sekitar 35% menjadi 40%," ujarnya.


Frankie memaparkan program Ecopia Go Indonesia terdiri dari tim yang beranggotakan pengemudi profesional yang akan mengelilingi Pulau Jawa selama 9 hari dan menempuh jarak total sekitar 1.687 km.


"Tim ini akan menggunakan tiga mobil dengan kondisi yang sama dan menggunakan tiga jenis ban berbeda, yakni ban dari Bridgestone dan juga kompetitor," ujarnya.


Pasca dilepas secara resmi oleh Presiden Direktur PT Bridgestone Tire Indonesia Junichi Kumano dari fasilitas proving ground (PG) Bridgestone, Jumat (12/9), selanjutnya mobil akan menuju 7 kota besar di Indonesia, yakni Bandung, Purwokerto, Yogyakarta, Madiun, Surabaya, Semarang, dan Cirebon, dan kembali lagi ke Proving Ground (PG) Bridgestone pada 20 September 2014.


Pada setiap kota yang disinggahi, tim akan bertemu langsung dengan konsumen lokal beserta para diler untuk menunjukkan secara langsung data performa ban Ecopia dalam hal penghematan bahan bakar.


Deni Arief Pribadi, Training Manager PT Bridgestone Tire Indonesia bahwa beberapa elemen akan dimonitoring selama uji coba ini, seperti pemakaian bahan bakar, tekanan angin pada ban, dan jarak tempuh yang sudah dilalui.


Selain itu, lanjutnya untuk mendapatkan keakuratan hasil, sejumlah alat pengukur standar internasional akan digunakan untuk melakukan tes uji coba itu, seperti pencatat konsumsi bahan bakar, aplikasi GPS Tracker untuk mengukur jarak tempuh sekaligus kecepatan kendaraan dan juga botol pengukur konsumsi bahan bakar.


Sementara itu, hasil pengujian pertama, dari proving ground (PG) Bridgestone, Jumat (12/9) menuju Harris Hotel Bandung dengan waktu tempuh sekitar 2 jam 30 menit, ban Ecopia EP150 terbukti mengkonsumsi bahan bakar minyak lebih sedikit dibandingkan dua varian ban yang lain.


"Dengan menggunakan KIWI Method, untuk jarak tempuh sekitar 100 km, mobil dengan ban Ecopia hanya mengkonsumsi bahan bakar Pertamax sebanyak 9,08 liter, kompetitor A sebanyak 9,77 liter, dan kompetitor B sebanyak 9,87 liter," tambah Deni Arief Pribadi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bridgestone pt bridgestone tire indonesia
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top