Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

TEKNOLOGI INJEKSI: Honda Tinggalkan Teknologi Karburator Pada 2014

BISNIS.COM, JAKARTA -- PT Astra Honda Motor (AHM) akhir 2014 akan meninggalkan teknologi karburator dengan mengimplementasikan teknologi injeksi secara penuh pada seluruh motor keluaran barunya.

BISNIS.COM, JAKARTA -- PT Astra Honda Motor (AHM) akhir 2014 akan meninggalkan teknologi karburator dengan mengimplementasikan teknologi injeksi secara penuh pada seluruh motor keluaran barunya.

Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), selama dua bulan pertama 2013, total penjualan motor injeksi di dalam negeri mencapai 880.000 unit atau sekitar 68% dari total penjualan motor nasional.

Selama periode tersebut, AHM berhasil menjual 571.814 unit motor injeksi atau menguasai 65% dari total penjualan motor injeksi keseluruhan.

Johannes Loman, Wakil Executive Presiden Direktur AHM, menjelaskan sejak November 2011 perusahaannya berkomitmen untuk turut mengurangi emisi gas buang.

Sejalan dengan itu, AHM secara bertahap terus meningkatkan penggunaan teknologi injeksi dalam proses produksi motor baru.

“AHM berkomitmen akan secara bertahap beralih dari sistem karburator menjadi injeksi. Mudah-mudahan pada akhir 2014 semua motor Honda sudah menggunakan teknologi injeksi,” tuturnya dalam acara peluncuran Vario 125 CBS Idling Stop, Rabu (20/3/2013).

Yusuke Hori, Presiden Direktur AHM, menuturkan sejak 2010 hingga saat ini telah mengeluarkan 10 model motor Honda injeksi.

Varian terbaru yang diluncurkan AHM adalah Vario 125 CBS Idling Stop, penyempurna Vario 125 Techno yang keluar lebih dahulu, karena dilengkapi dengan teknologi penghentian otomatis.

“Teknologi Idling Sistem mampu memperbaiki konsumsi bahan bakar dan 7% akan lebih hemat dibandingkan motor injeksi versi standar,” tuturnya.

Vario 125 CBS Idling Stop dipasarkan dengan harga (on the road Jakarta) Rp16,35 juta, dengan empat pilihan warna. Varian baru Vario ini ditargetkan terjual sebanyak 25.000 unit per bulan, mengekor penjualan generasi pendahulunya (Vario 125 Techno) yang sebesar 75.000 unit per bulan.

Menurut Yusuke Hori, Honda pada 2012 berhasil memimpin pasar motor nasional, dengan penguasaan pasar sebesar 59%. Sementara itu, untuk dua bulan pertama 2013, total motor Honda yang terjual sudah mencapai 800.000 unit.

“Jika melihat situasi pasar mmotor dalam tiga tahun terakhir, pertumbuhan motor injeksi cukup pesat dari 37% menjadi 60%. Untuk iotu kami akan meningkatkan kapasitas produksi motor injeksi dengan membangun pabrik keempat di Karawang, Jawa Barat,” tuturnya.

Johannes Loman menambahkan kondisi passer motor nasional pada awal tahun ini belum terlalu bergairah. Kendati demikian, sepanjang Januari-Februari, Honda mampu menguasai 61,7% pasar motor nasional dengan mencatatkan angka penjualan sebanyak 800.000 unit. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Agust Supriadi
Editor : Others
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper