Uang Muka 0%, Toyota : Perlu Analisis Cermat Kemampuan Bayar Konsumen

Regulator ingin menggairahkan industri multifinance (pembiayaan) sehingga akan diterbitkan ketentuan penerapan down payment (DP) atau atau uang muka 0% untuk pembelian kendaraan bermotor, bulan ini.
Thomas Mola | 19 Agustus 2018 23:20 WIB
Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto (keempat kiri), berfoto bersama pebalap Toyota Team Indonesia (TTI) di sela-sela konferensi pers GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 di Tangerang, Senin (6/8/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - PT Toyota Astra Motor (TAM) menilai bahwa kebijakan uang muka 0% untuk pembelian kredit kendaraan bermotor akan memberi kemudahan kepada masyarakat untuk memiliki kendaraan. Artinya, pemerintah ingin sektor otomotif lebih bergairah lagi.

“Langkah ini sebaiknya disertai dengan analisis kemampuan membayar costumer secara cermat supaya NPF tidak meningkat,” jelas Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto kepada Bisnis, Minggu (19/8/2018).

Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riswinandi, mengatakan bahwa aturan revisi POJK Nomor 29/POJK.05/2014 mengenai penyelenggaraan usaha perusahaan pembiayaan.

Regulator ingin menggairahkan industri multifinance (pembiayaan) sehingga akan diterbitkan ketentuan penerapan down payment (DP) atau atau uang muka 0% untuk pembelian kendaraan bermotor, bulan ini.

Tag : Uang Muka Kredit Mobil
Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top