Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Produksi Mobil RI Loyo, Angka Impor Justru Melesat Awal 2025

Capaian produksi mobil dalam negeri tercatat melemah pada Januari 2025. Di lain sisi, angka impor mobil justru melesat signifikan.
Pekerja memeriksa mobil impor dan ekspor di kawasan pelabuhan PT Indonesia Kendaraan Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (1/8/2024).
Pekerja memeriksa mobil impor dan ekspor di kawasan pelabuhan PT Indonesia Kendaraan Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (1/8/2024).

Bisnis.com, JAKARTA - Capaian produksi mobil dalam negeri tercatat melemah pada Januari 2025. Di lain sisi, angka impor mobil justru melesat signifikan.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), capaian produksi mobil di Indonesia sebesar 92.792 unit pada Januari 2025.

Namun, angka itu melemah 12,6% secara year-on-year (YoY) dibandingkan produksi mobil pada Januari 2024 sebanyak 106.224 unit.

Dari sisi produsen, Toyota mencatatkan angka produksi 45.357 unit pada Januari. Capaian itu relatif terjaga, hanya turun 0,1% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Adapun, pabrik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) berlokasi di Karawang, Jawa Barat.

Selanjutnya, di peringkat kedua ada Mitsubishi Motors yang mencatatkan angka 11.250 unit pada Januari 2025, atau amblas 22,8% dibandingkan pada Januari 2024 sebanyak 14.569 unit. Pabrik PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) berada di Cikarang, Jawa Barat.

Di peringkat ketiga ada Daihatsu yang mencatatkan angka 9.983 unit atau turun 30,6% YoY. Disusul Honda dengan angka produksi 6.075 unit atau turun 27,8% YoY.

Kemudian, ada Suzuki di urutan kelima dengan capaian produksi mobil 5.749 unit, diikuti produsen asal Korea Selatan, Hyundai (HMMI) yang menorehkan angka 4.979 unit.

Berturut-turut, produsen mobil terbesar di RI selanjutnya yakni Isuzu sebanyak 2.298 unit, Hino 2.288 unit, Mitsubishi Fuso 2.124 unit, dan Chery 1.031 unit.

Impor Mobil Melesat

Pada saat yang sama, capaian impor mobil utuh (completely built up/CBU) secara nasional sebesar 7.923 unit. Capaian impor mobil itu melesat 70,1% secara tahunan year-on-year (yoy) dibandingkan periode Januari 2024 sebanyak 4.657 unit.

Di urutan pertama ada Suzuki yang mencatatkan angka impor mobil sebanyak 2.573 unit pada Januari 2025, atau naik 80,6% secara tahunan dibandingkan 1.425 unit pada Januari 2024. Salah satu model andalan Suzuki yang diimpor dari India dan Jepang yaitu New Jimny. 

Di urutan kedua ada Toyota yang mengimpor mobil sebesar 1.993 unit atau melesat 98,5% secara tahunan dibandingkan Januari 2024 sebanyak 1.004 unit.

Selanjutnya, pabrikan otomotif asal China, BYD menorehkan impor 1.740 unit mobil, disusul sub-merek premiumnya yakni Denza sebanyak 566 unit pada Januari 2025.

Beberapa model BYD yakni Atto 3, Seal, Dolphin dan M6. Sementara itu, model yang baru diperkenalkan Denza pada Januari 2025 yakni MPV listrik premium Denza D9.

Pabrikan mobil asal Korea Selatan, Hyundai Motors Indonesia (HMID) juga tercatat mengimpor mobil sebanyak 347 unit. Disusul Mazda sebanyak 180 unit.

Berturut-turut, pabrikan mobil yang mengimpor mobil terbanyak di RI yakni Citroen sebanyak 101 unit, Morris Garage 67 unit, UD Trucks 65 unit, FAW 60 unit.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rizqi Rajendra
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper