Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Garap Pasar Motor Listrik, Charged Indonesia Kantongi Modal Rp592 miliar

Charged Indonesia memiliki nilai valuasi perusahaan yang mencapai US$38 juta atau setara dengan Rp592 miliar.
Anshary Madya Sukma
Anshary Madya Sukma - Bisnis.com 08 Desember 2022  |  16:18 WIB
Garap Pasar Motor Listrik, Charged Indonesia Kantongi Modal Rp592 miliar
Pabrik Charged Indonesia di Cikupa, Tangerang / Charged
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Produsen motor listrik baru di tanah air, Charged Indonesia mengungkapkan nilai valuasi perusahaan yang mencapai US$38 juta atau setara dengan Rp592 miliar.

Nilai valuasi tersebut merupakan hasil dari kesepakatan investasi bersama Vmoto Soco Group untuk mengembangkan bisnis EVaaS (Electric Vehicles as-a-Service) Charged di Indonesia dan Asia Tenggara.

Sebelumnya, perusahaan yang berkantor pusat di Singapura, DeClout Ventures sudah berinvestasi senilai US$4,5 juta di Charged Indonesia sebagai bagian dari pendanaan putaran perdana.

“Kami sangat senang dengan bergabungnya Vmoto Soco dalam misi kami untuk mempercepat adopsi motor listrik di Indonesia. Charged Indonesia sangat siap untuk berkembang pesat dengan dukungan Vmoto Soco sebagai mitra teknologi inti dan investor strategis,” ujar Chief Commercial Officer Charged Indonesia Stephanus Widi  dalam keterangan resmi, Rabu (7/12/2022).

Stephanus tidak menyebut berapa detail investasi untuk pembuatan pabrik yang berlokasi di Tangerang tersebut. Namun, yang pasti nilai valuasi Rp592 miliar itu mencakup pabrik Giga-Shed dan kantor PT Charged Tech Indonesia di Kemang.

Pabrik Charged Indonesia atau Giga Shed Factory memiliki luas lahan 16 ribu meter persegi dengan kemampuan kapasitas produksi  230 ribu unit per tahun.

Uniknya, pabrik ini hanya menggunakan energi solar panel  untuk menjalankan kegiatan produksi motor listrik.

Adapun, pada akhir November 2022, Charged Indonesia telah memulai pengiriman seluruh motor listrik perdananya, yakni Charged Anoa, Charged Rimau dan Charged Maleo untuk para pelanggan B2B dan B2C.

Ketiga model motor ini ideal untuk memenuhi berbagai kebutuhan berbeda termasuk untuk logistik, armada kantor, layanan transportasi online dan juga kendaraan pribadi.

Sebagai informasi, seluruh model motor listrik Charged Indonesia menggunakan teknologi dan berbasis dari koleksi motor Vmoto Soco. Motor listrik heavy-duty Charged Anoa berasal dari Vmoto Soco VS1.

Selanjutnya, Charged Rimau yang bertenaga dan sporty berasal dari Vmoto Soco CPX, dan terakhir Charged Maleo yang ramping dan lincah berasal dari Vmoto Soco VS2.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sepeda Motor Listrik Motor Listrik Kendaraan Listrik
Editor : Kahfi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top