Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Duh! Bengkel Konversi Kendaraan Listrik RI Masih Minim, Baru 11 Unit

Bengkel yang ingin melayani konversi kendaraan listrik harus melalui uji sertifikasi terlebih dahulu yang diterbitkan oleh Kemenhub.
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 13 November 2022  |  16:57 WIB
Duh! Bengkel Konversi Kendaraan Listrik RI Masih Minim, Baru 11 Unit
Konvoi kendaraan listrik yang dilakukan PLN untuk menyosialisasikan penggunaan kendaraan listrik. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengakui bahwa populasi bengkel kendaraan listrik di Indonesia masih terbatas. Saat ini, baru terdapat 11 bengkel konversi untuk sepeda motor listrik yang tersertifikasi.

Seperti diketahui, bengkel yang ingin melayani konversi kendaraan listrik harus melalui uji sertifikasi terlebih dahulu yang diterbitkan oleh Kemenhub. Kini, baru ada 11 bengkel yang sudah tersertifikasi dan tiga masih dalam proses.

"Sekarang ini bengkel konversi baru ada 11 untuk motor. Tiga dalam proses, dan ini untuk seluruh Indonesia. Terlalu kecil [jumlahnya]," kata Direktur Sarana Transportasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Danto Restyawan pada acara Pameran Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai di Bali, dikutip dari siaran YouTube Ditjen Perhubungan Darat, Minggu (13/11/2022).

Danto lalu mengungkap bahwa ada tiga bengkel konversi untuk mobil listrik yang saat ini tengah mengajukan proses sertifikasi kelaikan. Nantinya, bengkel-bengkel tersebut bertanggung jawab untuk kelaikan pengoperasian kendaraan yang dikonversi dari berbahan bakar minyak (BBM) ke berbasis listrik.

Selain itu, bengkel-bengkel yang sudah tersertifikasi itu akan bersurat kepada Kemenhub untuk mengubah plat nomor kendaraan yang dikonversi, dari nomor mesin menjadi nomor kendaraan listrik.

"Artinya nanti akan keluar plat baru di mana sudah ada angka birunya. Jadi, baik ini roda empat dan roda dua, atau roda tiga seperti bajaj sudah bisa," ujar Danto.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Hendro Sugiatno, menyatakan optimistis jumlah bengkel konversi di Indonesia akan semakin banyak.

Apalagi, dari sekian banyak insentif yang rencananya dikucurkan pemerintah untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik, di antaranya ada insentif untuk konversi kendaraan listrik.

"Saya yakin bengkel-bengkel [konversi] untuk sepeda motor akan semakin banyak, akan bertambah terus. Respons di daerah baik. Apalagi kalau pemerintah memberikan insentif siapa bagi siapa yang bisa mengkonversi akan lebih masif lagi," ujarnya di Kantor Kemenhub, Selasa (1/11/2022).

Hendro memperkirakan jumlah bengkel yang mampu melayani konversi kendaraan listrik akan bisa bertambah menjadi 150 bengkel. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kendaraan Listrik bengkel Mobil Listrik Kemenhub
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top