Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Setelah G20, Damri Bakal Operasikan Bus Listrik INKA di Bandung dan Surabaya

Bus Listrik Merah Putih buatan PT INKA akan dioperasikan Damri di Surabaya dan Bandung, setelah dari G20.
Bus Listrik INKA diuji 3 bulan di Jakarta. /INKA
Bus Listrik INKA diuji 3 bulan di Jakarta. /INKA

Bisnis.com, JAKARTA – PT INKA (Persero) akan memproduksi 30 bus listrik untuk perhelatan G20 di Bali. Setelah itu, kendaraan dengan nama Bus Listrik Merah Putih atau BLMP tersebut bakal dioperasikan Perum Damri.

“Yang ex G20 akan dioperasikan Damri di kota Bandung dan kota Surabaya,” kata Senior Manager TJSL & Stakeholder Relationship PT INKA (Persero) Bambang Ramadhiarto kepada Bisnis, Senin (25/7/2022).

Bambang menjelaskan BLMP akan menggunakan baterai yang dihasilkan dari dalam negeri, yaitu ABC. Dengan kolaborasi beberapa perusahaan dalam negeri, perseroan memperkirakan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) bakal di atas 40 persen.

“Belum bisa disebut 100 persen komponen lokal. Namun, jika dikatakan bus listrik produk anak bangsa sudah bisa,” jelasnya.

Dalam memproduksi bus listrik, INKA menyiapkan dana sebesar Rp400 miliar. Sebaliknya untuk G20, perusahaan akan menyiapkan bus medium ukuran 8 meter.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta INKA mempercepat penyelesaian BLMP. Sebanyak 30 bus listrik dipersiapkan untuk mendukung keperluan acara G20 pada akhir tahun.

Budi meminta pengerjaan dipercepat untuk mengantisipasi jarak waktu perbaikan jika kendaraan mengalami masalah sebelum resmi digunakan.

“Kita harus perhitungkan bus ini dengan suatu standar keselamatan yang baik,” katanya saat meninjau progres pembangunan BLMP ke PT INKA, Madiun, dikutip dari siaran pers, Minggu (17/7/2022).

Produksi BLMP yang akan digunakan pertama kali untuk acara G20 merupakan penugasan oleh Kemendikbudristekditi kepada konsorsium Perguruan Tinggi dan PT INKA (Persero).

Perguruan tinggi yang terlibat dalam pengerjaan BLMP untuk G20 yakni ITS Surabaya, UGM Yogyakarta, UNAIR Surabaya, dan ISI Denpasar.

Daya tempuh BLMP diperkirakan mencapai 160 km dan hanya memerlukan waktu 2,5 jam untuk proses pengisian daya sampai dengan kembali siap beroperasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper