Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Suzuki Indonesia Dapat Fasilitas Ekspor Eksklusif ke Seluruh Negara Asean

Kemudahan ekspor yang didapat Suzuki berupa proses clearance dipercepat di negara tujuan, pengamanan supply chain, serta pengakuan tingkat kepatuhan prosedur yang setara di antara negara-negara Asean.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 11 Juli 2022  |  21:47 WIB
Suzuki Indonesia Dapat Fasilitas Ekspor Eksklusif ke Seluruh Negara Asean
Suzuki Indonesia dapat fasilitas ekspor eksklusif ke seluruh negara Asean. - Suzuki
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Suzuki Indonesia mendapatkan fasilitas eksklusif berupa kemudahan proses ekspor mobil dari Direktorat Jenderal Bea Cukai. Volume yang tinggi dan kepatuhan terhadap prosedur ekspor yang baik menjadi pertimbangan.

Pemerintah memilih Suzuki untuk menjadi bagian dari proses pembentukan Asean Authorized Economic Operator Mutual Recognition Arrangement (AEO MRA) atau bagian dari Bea Cukai Asean. Melalui organisasi tersebut, perusahaan akan memperoleh kemudahan ekspor ke negara-negara Asean.

Kemudahan ekspor tersebut berupa proses clearance dipercepat di negara tujuan, pengamanan supply chain, serta pengakuan tingkat kepatuhan prosedur yang setara di antara negara-negara Asean.

Dari fasilitas eksklusif, diyakini akan meningkatkan efisiensi waktu dan biaya. Dengan begitu, kinerja ekspor Suzuki dapat terus naik.

Direktur Suzuki Indonesia Shodiq Wicaksono mengatakan bahwa perusahaannya menjadi satu-satunya agen pemegang merk (APM) yang dijadikan contoh dalam hal kepatuhan prosedur ekspor oleh Bea Cukai Asean.

“Dengan hal ini, semoga konsumen kami di manca negara, khususnya ASEAN, dapat memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya,” katanya melalui keterangan pers, Senin (11/7/2022).

Asean AEO MRA merupakan salah satu inisiatif di forum Bea Cukai Asean. Tujuannya adalah memfasilitasi perdagangan melalui pemberian pengakuan terhadap program AEO yang dimiliki negara-negara anggota Asean.

Di tengah pengembangan MRA regional, validasi bersama dilakukan untuk memastikan bahwa program AEO diimplementasikan oleh seluruh negara anggota.

Adapun sepanjang empat bulan pertama 2022 atau Januari hingga April, model XL7 mencatat pertumbuhan ekspor CBU atau completely built-up (CBU) sebesar 30 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021.

Mobil LSUV unggulan PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) ini berada pada peringkat pertama sebagai kontributor ekspor CBU diikuti oleh All New Ertiga dan New Carry Pick Up.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

suzuki Ekspor Mobil industri otomotif
Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top