Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Harga Mobil Baru Mahal, Penjualan Kendaraan Bekas Jadi Melesat

Tingginya pertumbuhan penjualan mobil baru ditopang oleh pelonggaran pembatasan kegiatan masyarakat dan harga kendaraan baru yang terlampau tinggi.
Pengunjung melintasi deretan mobil bekas yang dipamerkan di Jakarta, Minggu (24/4/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung melintasi deretan mobil bekas yang dipamerkan di Jakarta, Minggu (24/4/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Penjualan mobil bekas mencatatkan performa positif sepanjang semester I/2022. Selain karena pelonggaran pembatasan kegiatan masyarakat, harga kendaraan baru yang terlampau tinggi menjadi pemicu.

Pemilik Jordy Mobil di Mega Glogok Kemayoran Andi thung mengatakan penjualan mobil bekas miliknya sepanjang paruh pertama 2022 mencatatkan performa sangat baik.

“Penjualan mobil bekas lagi bagus-bagusnya. Angkanya bisa 30 persen sampai 40 persen dibandingkan tahun lalu,” katanya saat dihubungi, Minggu 10/7/2022).

Andi menjelaskan faktor utama yang menyebabkan pertumbuhan positif adalah kebijakan pelonggaran mobilitas masyarakat.

“Orang untuk jalan-jalan ke tempat wisata bebas. Jadi, otomatis yang punya duit lebih lalu ganti mobil,” jelasnya.

Faktor selanjutnya adalah harga mobil baru yang sudah terlampau tinggi dan timpang dibandingkan mobil bekas. Dia mencontohkan Toyota Fortuner harganya bisa mencapai Rp700 juta.

Di tempatnya, tambah Andi, hampir semua jenis mobil dicari konsumen. Bahkan, sedan yang sangat tersegmentasi pun laku.

Pada sisa tahun ini, Andi menuturkan bahwa prospek penjualan mobil bekas tinggal menunggu kebijakan pemerintah terkait harga bahan bakar minyak bersubsidi.

“Kalau dibiarkan tidak ada subsudi lalu BBM naik, otomatis pengaruh ke penjualan mobil. Kemungkinan besar konsumen akan beralih ke 2.000 cc ke bawah,” terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper