Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Toyota Boyong Produk BEV dan HEV Masuk Kampus, Dorong Sinergi Triple Helix

Toyota mengajak dunia akademik untuk melakukan kajian komprhensif terkait proyek besar netral karbon. Harapannya, dari riset maupun kajian itu didapatkan rekomendasi strategi yang cocok untuk Indonesia.
Kahfi
Kahfi - Bisnis.com 25 Mei 2022  |  11:49 WIB
Presiden Direktur PT Toyota-Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Warih A. Tjahjono (kedua kanan) didampingi Direktur TMMIN Bob Azam (kedua kiri) bersama Wakil Rektor IV Universitas Diponegoro (Undip) Ambariyanto (ketiga kanan) beserta para dekan Undip berfoto di depan Kijang Innova EV Study, di sela penyelenggaraan seminar nasional bertajuk 100 Years of Indonesia Automotive Industry, Realizing Indonesia Net-Zero Emission di Fakultas Teknik Undip Semarang, Rabu(25/5) -  TMMIN
Presiden Direktur PT Toyota-Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Warih A. Tjahjono (kedua kanan) didampingi Direktur TMMIN Bob Azam (kedua kiri) bersama Wakil Rektor IV Universitas Diponegoro (Undip) Ambariyanto (ketiga kanan) beserta para dekan Undip berfoto di depan Kijang Innova EV Study, di sela penyelenggaraan seminar nasional bertajuk 100 Years of Indonesia Automotive Industry, Realizing Indonesia Net-Zero Emission di Fakultas Teknik Undip Semarang, Rabu(25/5) - TMMIN

Bisnis.com, SEMARANG- Bertepatan dengan setengah abad keberadaan Toyota Indonesia, prinsipal asal Jepang itu mulai merilis berbagai hasil riset kerja sama dengan dunia akademik.


Pemaparan riset itu dimulai dari seminar nasional bertajuk “100 Years Indonesia Automotive Industry: Realizing Indonesia Net Zero Emission” di Universitas Diponegoro, Semarang, Rabu (25/5/2022).


Aktivitas ini merupakan perwujudan strategi pemerintah dalam mengejar target Net Zero Emission (NZE) pada 2060. Selain itu, seperti diamanatkan Perpres No. 55/2019 tentang Pengembangan BEV, pemerintah juga mengharapkan kerja sama antar pemerintah, industri, dan dunia akademik yang dikenal dengan konsep Triple Helix.

Toyota menilai netralitas karbon akan menjadi penggerak utama perubahan di masa depan untuk segala sektor kehidupan, dan generasi muda nantinya akan memimpin Indonesia menjadi pemain global. Karena itu, Toyota juga menyasar mahasiswa sebagai generasi muda dapat disiapkan lebih awal dalam mengambil inisiasi gerakan hijau, demi menghadapi tantangan di masa yang akan datang. Oleh karena itu, Institusi Pendidikan Tinggi memegang peranan strategis dalam mengembangkan, mengkaji, dan menyiapkan generasi muda sebagai SDM penerus berdaya saing tinggi.

“Aktivitas seminar nasional ini harapannya dapat menjadi wadah diskusi komprehensif yang membantu dan mendukung akselerasi Indonesia mencapai target Net-Zero Emission. Hal tersebut tentunya dapat terwujud melalui sinergi bersama antara Institusi Pendidikan, Generasi Muda, dan juga sektor industri khususnya Industri Otomotif nasional,” ujar Warih Andang Tjahjono Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).  


Paparan seminar nasional dihadiri Direktur Mitigasi Perubahan Iklim Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, Ir. Emma Rachmawati, M.Sc. yang menjelaskan mengenai komitmen Pemerintah untuk mewujudkan target net-zero emission, serta pencapaian maupun strategi apa saja yang sudah dilakukan oleh Indonesia.


Tuan rumah penyelenggaraan aktivitas perdana seminar nasional yaitu UNDIP akan menghadirkan Kepala Departmen Perencanaan Kota dan Wilayah Fakultas Teknis Mesin, Prof. Dr. Ing. Wiwandari Handayani ST, MT, MPS memberikan perspektif global tentang net-zero emission, komitmen, kontribusi, & pencapaian Indonesia maupun industri yang bisa dilakukan.

Wiwandari juga  memberikan penjelasan mengenai strategi negara lain yang bisa dijadikan contoh dan tolok ukur yang kemudian dapat diaplikasikan di dalam negeri.

Selain itu, peran akademisi melalui penelitian dalam mendukung strategi implementasi target bebas emisi maupun tantangan yang kemudian hari akan dihadapi juga menjadi pembahasan detail yang disampaikan.

Sejalan semangat kolaborasi itu, Toyota juga memboyong koleksi xEV meliputi C+Pod, HEV Prius, dan BEV Innova.

Pesan lain dari kegiatan yang dihelat Toyota yakni dalam mengejar target netral karbon sebagaimana telah ditetapkan secara global dan nasional, harus dipetakan lebih dulu terkait teknologi yang cocok dalam tiap negara atau wilayah.

Toyota Indonesia berkontribusi dan turut serta dalam upaya pengurangan emisi melalui ragam pilihan teknologi elektrifikasi “multi-pathway” sehingga semua pihak dapat berkontribusi dalam memerangi emisi karbon (carbon is our enemy).


Langkah strategis ini bertujuan agar Indonesia menjadi pemain global produsen kendaraan listrik yang dapat berkompetisi dan berperan penting dalam supply chain pasar internasional.


Aktivitas seminar nasional ini juga merupakan rangkaian series peluncuran xEV Center yang telah dilaksanakan pekan lalu (19 Mei 2022). xEV Center menampilkan penjelasan lengkap mengenai teknologi dan menyediakan fasilitas display serta unit driving experience model kendaraan elektrifikasi.


Kehadiran xEV Center diharapkan dalam merealisasikan sinergi positif antara universitas dan sektor industri otomotif nasional. Kontribusi strategis para generasi muda sebagai pelopor dalam kegiatan pembelajaran serta penelitian teknologi elektrifikasi, energi hijau dan mobility di Indonesia merupakan langkah awal yang baik untuk persiapan ekosistem elektrifikasi di Indonesia.


“Kami ingin terus berkontribusi bagi masa depan netralitas karbon Indonesia melalui peningkatan kapabilitas SDM nasional yang sejalan dengan filosofi kami “Make People Before Make Product.” Pengembangan generasi muda saat mengenyam pendidikan tinggi menjadi momen penting bagi universitas di Indonesia agar dapat berperan aktif dalam mempersiapkan serta mengembangkan kemampuan maupun pengetahuan mahasiswa dalam teknologi hijau sehingga siap berkontribusi di industri era elektrifikasi,” tutup Bob Azam Corporate Affairs External Director PT TMMIN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor : Kahfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top