Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Dia Cara Mengganti Kampas Rem Tromol Belakang Mobil dengan Benar

Rem tromol bisa dengan mudah dijumpai pada kendaraan pada model lama. Namun bukan berarti penggunaannya saat ini sudah ditinggalkan, di saat banyak kendaraan menggunakan disc brake atau cakram, rem tromol masih banyak digunakan terutama pada bagian axle belakang dan juga berfungsi untuk rem parkir. 
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 28 Februari 2022  |  11:52 WIB
Rem berdecit. Jika dibiarkan terlalu lama, kondisi ini akan berisiko membahayakan keselamatan Anda saat berkendara. Untuk itu, sebaiknya Anda segera membersihkan oli yang menempel pada cakram rem.  - ANTARA
Rem berdecit. Jika dibiarkan terlalu lama, kondisi ini akan berisiko membahayakan keselamatan Anda saat berkendara. Untuk itu, sebaiknya Anda segera membersihkan oli yang menempel pada cakram rem. - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Rem tromol bisa dengan mudah dijumpai pada kendaraan pada model lama. Namun bukan berarti penggunaannya saat ini sudah ditinggalkan. 

Dilansir dari Auto2000, di saat banyak kendaraan menggunakan disc brake atau cakram, rem tromol masih banyak digunakan terutama pada bagian axle belakang dan juga berfungsi untuk rem parkir. 

Bila sudah datang masanya, maka Teman Bisnis  harus mengganti kampas rem tromol belakang mobil agar tetap bisa mendapatkan performa yang terbaik.

Rem cakram dan tromol bisa dengan mudah ditemukan di semua jenis kendaraan. Akan tetapi, keduanya memiliki perbedaan secara signifikan dalam desain dan cara operasinya.

Rem cakram dan rem tromol merupakan opsi pengereman yang aman dan andal. Rem tromol menggunakan sepatu rem tipe friction-lined, berbeda dengan bantalan rem di atas rotor rem cakram. 

Desain ini memungkinkan rem tromol untuk memiliki masa pakai yang lebih lama, serta biaya produksi yang lebih rendah daripada rem cakram. Namun rem cakram memiliki daya pengereman lurus ke depan dan pembuangan panas yang lebih baik. 

Inilah sebabnya mengapa sebagian besar kendaraan dengan rem tromol di belakang biasanya memiliki rem cakram di bagian depan, karena sebagian besar gaya pengereman kendaraan diberikan ke roda depan selama proses pengereman berlangsung. Berikut ini adalah cara paling umum untuk mengganti kampas rem tromol.

  1. Melepaskan Ban Belakang

Kendorkan mur roda Anda sebelum menaikkan kendaraan dengan dongkrak. Jika sudah, mulai dongkrak ke atas. Siapkan balok kayu atau lebih baik menggunakan jack stand untuk menjaga kendaraan tetap di atas. 

  1. Lepaskan Unit Rem

Setelah melepaskan ban, Anda bisa menanggalkan drum dari rem tromol. Teman Bisnis akan melihat sepatu rem, pegas, dan silinder roda dari unit rem. Ada baiknya untuk membersihkan bagian ini. 

Lepaskan pegas penahan sepatu rem dengan menariknya menggunakan tang. Akan lebih mudah melepas pegas paling atas terlebih dahulu, yang akan melonggarkan tegangan secara keseluruhan. Jika sudah, maka Teman Bisnis bisa menanggalkan sepatu rem di mana kampas menempel.

  1. Memasang Kampas Rem yang Baru

Pertama bersihkan dan berikan lubrikasi pada bagian plat penahan bagian belakang unit rem tromol. Pasang kembali beragam komponen yang sudah dibongkar. Pasang sepatu rem yang baru pada tempatnya. Kaitkan kembali pegas rem.

  1. Atur Rem

Sesuaikan rem sehingga kampas rem mengembang. Setel rem menggunakan obeng di mana Teman Bisnis ingin memperluas sepatu hingga hampir tidak bisa diputar dengan tangan. Pasang kembali penutup dari unit rem tromol.

  1. Memasang Kembali Ban

Jika sudah pasang kembali ban dan turunkan menggunakan dongkrak. Jika kendaraan sudah berada di tanah, kuatkan setiap mur pada roda agar tidak ada yang lepas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mobil tips otomotif
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top