Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ikut Kongsi, Gesits Tanggalkan Baterai Lokal Winner Beralih ke Baterai Gogoro?

Kongsi antara WIKA Industri Manufaktur selaku prinsipal Gesits bersama Gojek, Pertamina, dan TOBA akan saling melengkapi ekosistem sepeda motor listrik. Gesits pun telah memiliki suplai komponen baterai dari sesama afiliasi WIKA.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 24 Februari 2022  |  17:51 WIB
Presiden Joko Widodo menjajal sepeda motor listrik buatan dalam negeri 'Gesits', di halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/11/2018). - ANTARA/Wahyu Putro A
Presiden Joko Widodo menjajal sepeda motor listrik buatan dalam negeri 'Gesits', di halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/11/2018). - ANTARA/Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA - Gesits baru-baru ini melakukan kerja sama bersama Pertamina, Gogoro dan Electrum yang merupakan perusahaan gabungan Gojek dan PT TBS Eenergi Utama Tbk. (TOBA). Kerja sama itu diyakini untuk merajut ekosistem sepeda motor listrik. 

Hal menarik, dari kerja sama ini antar empat perusahaan ini adalah kawinnya Gesits (PT WIKA Industri Manufaktur/Wima) dan Gogoro yang diboyong Gojek untuk mengisi kehadiran sepeda motor listrik plus teknologi baterai tukar. Sebagai produsen motor listrik, Wima telah membangun produk Gesits yang mempunyai kandungan lokal hingga 46 persen.

Artinya, sebagian komponen Gesits telah mengalami lokalisasi produksi. Produk skuter listrik itu sebelumnya diinisiatif Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) dan Garansindo. Pada tahap pengembangan, Gesits bahkan mampu mencapai level kandungan lokal hingga 85 persen. 

Jelasnya, sewaktu dimanufakturisasi Wima, Gesits berhasil mempertahankan tingkat kandungan lokal walaupun menanggalkan beberapa komponen yang harus diimpor. Namun, untuk komponen utama sepeda motor listrik yakni baterai, Gesits sebelumnya telah menggandeng afiliasi WIKA, yaitu PT WIKA Industri Energi (Winner)

Baterai sepeda motor listrik buatan Winner berjenis baterai ion litihium berkapasitas 5.000 Wh. Produk itu memang masih menggunakan teknologi charging.

Sebaliknya, pasca kongsi antara Gojek, Pertamina, Wima, serta TOBA diresmikan, Gesits bisa beralih menggunakan baterai produksi Gogoro. Persoalannya, penanggalan baterai Winner lantas diganti dengan produk Gogoro, berpotensi menurunkan kandungan lokal yang telah digenggam Gesits.

Sayangnya, hingga kini belum terdapat respon dari pihak Wima selaku prinsipal Gesits. GM & Sales Marketing Wima Abudullah Alwi belum menjawab pertanyaan Bisnis terkait hal tersebut. 

Sebagai informasi, Gojek sebelumnya telah bekerja sama dengan Gogoro pada November tahun lalu. Menyusul kemudian kerja sama Gojek dengan TOBA. 

Gogoro yang merupakan perusahaan manufaktur asal Taiwan ini diboyong oleh Gojek bersama dengan fasilitas penukaran baterai. Adapun Gogoro diketahui merupakan afiliasi GoTo secara global. 

Sedangkan kongsi antara Gesits, Gojek, Pertamina, dan TOBA  bertujuan untuk mendorong pengembangan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia. Di mana pihak Electrum (Gojek & TOBA) akan bertindak sebagai integrator dan pengembang ekosistem kendaraan listrik, dengan memanfaatkan kehadiran Gojek di Indonesia dan keahlian TBS di sektor energi.

Sementara Pertamina berperan dalam menyediakan stasiun penukaran baterai motor listrik di berbagai SPBU.Sedangkan Gogoro berperan sebagai supplier teknologi baterai dan Gesits menyediakan motor listrik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gojek gesits TBS Energi Utama Tbk. Gogoro
Editor : Kahfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top