Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Intip Perbedaan Transmisi Xpander Baru dan Lama

Mitsubishi New Xpander dibekali dengan transmisi CVT yang dikombinasikan dengan mesin 1.5L Mivec Dohc 16 Valve dengan spesifikasi Euro4.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 21 Januari 2022  |  10:43 WIB
Mitsubishi New Xpander.  - MMKSI
Mitsubishi New Xpander. - MMKSI

Bisnis.com, JAKARTA — Satu pembaruan Mitsubishi Xpander anyar yang meluncur jelang akhir 2021 adalah transmisi. PT Mitsubishi Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) membekali New Xpander dengan transmisi CVT dipadukan dengan mesin 1.5L Mivec Dohc 16 Valve dengan spesifikasi Euro4.

General Manager of Product Strategy Division MMKSI Guntur Harling mengatakan transmisi baru Xpander  memberikan perpindahan gigi yang halus. Apabila mengemudi dengan santai, rasanya akan seperti membawa motor skuter matic. Akan tetapi bila mengemudi dengan agresif, akan terasa hentakan halus perpindahan gigi. 

CVT yang menggantikan transmisi otomatis konvensional juga berperan membuat pembakaran Xpander terbaru semakin efisien. Di atas kertas beban transmisi baru ini lebih ringan karena sistem kerjanya halus dan minim friksi. 

Sementara itu Brand Ambassador Mitsubishi di Indonesia Rifat Sungkar mengatakan bahwa CVT sudah jadi teknologi wajib untuk mobil baru. "Karena dengan CVT firksi yang terjadi sangat sedikit. Dengna firiksi yang sedikit mengemudi jadi lebih menyenangkan karena tidak ada hentakan," katanya.

Dia sempat menceritakan bahwa transmisi CVT tersebut telah dijajal di beberapa tipe jalanan. Perbedaan paling terasa dengan transmisi Xpander lama adalah adanya semacam dorongan tenaga ekstra pada putaran mesin 3.000–3.500 rpm. 

"Ini berbeda dengan Xpander yang lama. Kick down memang ada tapi dipertahankan di rpm tertentu dan torsi akan mengeluarkan tenaga yang diminta," katanya. 

Adapun sistem transmisi CVT memang berbeda dengan transmisi otomatis konvesional atau torque converter. Pada transmisi CVT, ada puli dan sabuk baja yang bertugas menggerakkan transmisi, sedangkan perubahan gigi rasio akan menyesuaikan berdasarkan putaran mesin.

Mengutip keterangan resmi Mitsubishi Motors, ada beberapa keuntungan menggunakan transmisi CVT, selain perpindahan gigi yang halus.

Transmisi CVT bisa memberikan daya engine brake yang lebih besar, tanpa harus shifting atau menurunkan gigi, termasuk pada saat jalanan menanjak.

Selain itu, keunggulan dari CVT adalah kecilnya power loss sehingga tidak membuang tenaga dan bahan bakar secara berlebihan karena rpm lebih stabil. Akan tetapi perlu diingat hal ini juga sangat tergantung dengan gaya berkendara masing-masing pengemudi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif mobil mitsubishi PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia

Sumber : Tempo

Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top