Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Toyota Mampu Ekspor 166.000 Mobil hingga November 2021

PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia mencatatkan ekspor mencapai 166.000 mobil pada periode Januari sampai dengan November 2021.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 26 Desember 2021  |  16:15 WIB
Deretan mobil Toyota siap ekspor di pelabuhan di Tanjung Priok Car Terminal.  - TMMIN
Deretan mobil Toyota siap ekspor di pelabuhan di Tanjung Priok Car Terminal. - TMMIN

Bisnis.com, JAKARTA - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) pada mencatatkan pengiriman ekspor mencapai 166.000 unit pada periode Januari sampai dengan November 2021.

Berdasarkan data kinerja ekspor sepanjang Januari sampai dengan November 2021 dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), ekspor kendaraan utuh dari Indonesia mencapai angka 267.000 unit atau pulih sekitar 87 persen dari periode yang sama pada 2019. 

Direktur Eksternal Affairs PT TMMIN Bob Azam mengatakan  ekspor kendaraan utuh bermerek Toyota dari Indonesia untuk Jan-Nov 2021 mencatatkan angka sebesar 166.000 unit dengan proyeksi pencapaian tahunan hingga 188.000 unit. Pencapaian ini memperlihatkan kinerja ekspor T-Brand sudah pulih ke level 89 persen dibandingkan dengan situasi sebelum pandemi.

"Tren positif ekspor T-brand tidak dapat kami capai tanpa dukungan Pemerintah Indonesia melalui berbagai stimulus dan kebijakan pendorong ekspor otomotif nasional” ujar Bob keterangan resmi pada Minggu (26/12/2021)

Pertumbuhan industri otomotif di pasar domestik dan ekspor merupakan lokomotif ekonomi nasional. Berbagai kebijakan dan regulasi yang digulirkan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perindustrian terbukti dapat menjadi stimulus aktif peningkatan penjualan kendaraan dalam negeri dan performa ekspor yang positif.

Kehadiran insentif PPnBM mendorong konsumsi domestik sepanjang Januari sampai dengan November yang mencapai 761.000 unit atau berangsur pulih sebesar 81 persen jika dibandingkan periode sebelumnya di masa pandemi 2019.

"Kinerja industri otomotif Indonesia menjadi sektor industri andalan yang berperan sebagai penopang dan lokomotif kebangkitan ekonomi nasional. Industri yang berkontribusi bagi 1,5 juta lapangan kerja dari hulu hingga hilir ini telah menyumbangkan 4 persen dari Penerimaan Domestik Bruto (PDB) Indonesia," jelas Bob.

Selain itu, Bob menambahkan bahwa aktivitas ekspor Toyota Indonesia ke lebih dari 80 negara turut menjembatani pemasok lokal untuk masuk ke pasar global melalui pengembangan pemasok, termasuk Industri Kecil dan Menengah (IKM) untuk meningkatkan daya saingnya.

Pencapaian Kinerja Ekspor T-Brand (Jan-Nov 2021)

NoProdukJumlah
1Tipe SUV (Fortuner, Rush, Raize)76.000 unit
2Tipe MPV (Kijang Innova, Sienta, Avanza, Town/Lite Ace, Veloz)33.000 unit
3Tipe Sedan, Hatchback, LCGC (Vios, Yaris, Agya)57.000 unit
4Mesin (TR dan NR)101.000 unit
5Kendaraan Terurai (CKD) 47.000 block
6Komponen Kendaraan79 juta pieces

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspor toyota motor manufacturing indonesia Ekspor Mobil
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top