Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

GIIAS 2021 di Tengah Pandemi, Jualan Mobil Masih Laku?

GIIAS 2021 menjadi panggung bagi banyak mobil anyar. Berlangsung di tengah pandemi Covid-19, bagaimana minat masyarakat untuk membeli kendaraan baru?
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 23 November 2021  |  21:05 WIB
Suasana hari pertama GIIAS 2021 dibuka untuk umum, Jumat (12/11/2021).  - Bisnis/Muhammad Khadafi
Suasana hari pertama GIIAS 2021 dibuka untuk umum, Jumat (12/11/2021). - Bisnis/Muhammad Khadafi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 diselenggarakan di tengah pandemi Covid-19. Setelah gagal terlaksana pada 2020, GIIAS tahun ini terbilang berhasil menyedot antusiasme masyarakat.

Sejumlah merek mobil pun memanfaatkan GIIAS 2021 sebagai panggung memamerkan teknologi dan juga produk baru. Sebut saja LMPV yang mendominasi pasar domestik, seperti Toyota All New Avanza dan Mitsubishi New Xpander. 

Pada GIIAS 2021, Toyota All New Veloz, yang kini telah berpisah dari Avanza dan menjadi produk sendiri, terpilih menjadi mobil penumpang terfavorit. Sementara itu, New Xpander berhasil menarik minat sekitar 1.000 pengunjung GIIAS selama 11 hari pameran.

Mobil tersebut kemudian menyabet gelar “The Most Driven Car”, atau mobil yang paling banyak dikendarai dalam test drive selama periode pameran. 

Lalu bagaimana penjualan dari masing-masing merek mobil sepanjang GIIAS 2021 yang dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19?

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mencetak surat pemesanan kendaraan (SPK) sebanyak 2.623 unit pada GIIAS 2021, di mana pada GIIAS sebelumya, MMKSI berhasil mencetak SPK sebanyak 4.909 unit.

Bila dirinci, pada GIIAS 2021, sebanyak 85 persen penjualan didominasi oleh Xpander. Pada 2019, Xpander hanya berkontribusi sekitar 55 persen. 

Sebelumnya MMKSI mengatakan tidak memasang target penjualan di GIIAS 2021. "Kami belum ada angka konkret untuk target penjualan di pameran ini. Sebab, pengunjung GIIAS 2021 masih dibatasi jadi kami rasa mungkin belum optimal," kata Direktur Sales & Marketing Division MMKSI Tetsuhiro Tsuchida.

Senada dengan Mitsubishi, PT Toyota Astra Motor (TAM) juga mengalami penurunan penjualan pada GIIAS 2021 dibandingkan dengan periode pameran sebelumnya. Berdasarkan laporan perusahaan yang diolah, penjualan turun 26,5 persen. Kendati demikian dua produk baru, All New Avanza dan All New Veloz membukukan pertumbuhan.

Pada GIIAS 2019 penjualan TAM dikontribusi oleh Toyota Avanza yang berhasil terjual sebanyak 1.310 unit, lalu Toyota Kijang Innova menjadi kontributor penjualan terbanyak kedua setelah Avanza, dengan capaian sebanyak 1.091 unit. Ketiga ada Toyota Rush yang berhasil terjual sebanyak 1.046 unit.

GIIAS 2021 ini, bila menggabungkan Avanza dan Veloz, penjualan LMPV sejuta umat ini lebih besar dibandingkan 2019 dengan total SPK 1.534 unit. Di mana All New Veloz membukukan SPK 823 unit dan All New Avanza sebesar 711 unit.

Vice President Director TAM Henry Tanoto mengatakan pihaknya bersyukur dengan respon positif terhadap kehadiran All New Veloz dan All New Avanza. "Di mana respon yang sangat baik ini juga tidak lepas dari dukungan pemerintah dalam meningkatkan daya beli masyarakat sebagai salah satu upaya pemulihan ekonomi di berbagai sektor, termasuk industri otomotif,” kata Henry Tanoto dalam keterangan resmi pada Senin (21/11/2021).

1 dari 3 halaman

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif Toyota Astra Motor PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia GIIAS 2021
Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top