Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Diterpa Pandemi, Carro: Penjualan Mobil Bekas Naik 11 Kali Lipat

Kondisi pandemi memang menjadi tantangan besar bagi banyak sektor, termasuk industri otomotif.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 04 Oktober 2021  |  07:01 WIB
Deretan mobil bekas yang dijual di Jakarta, Selasa (3/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Deretan mobil bekas yang dijual di Jakarta, Selasa (3/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Situasi pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia tidak hanya berdampak pada penjualan mobil baru, tetapi juga berpengaruh terhadap penjualan mobil bekas. Yang berbeda, pasar mobil bekas di tahun ini justru mengalami peningkatan.

Menurut Co-Founder Carro Aditya Lesmana, kondisi pandemi memang menjadi tantangan besar bagi banyak sektor, termasuk industri otomotif.

Aditya mengatakan tahun ini merupakan tahun pulihnya industri mobil bekas. Terlebih, saat ini konsumen sudah dipermudah dengan solusi berbasis teknologi yang terbukti mendorong pertumbuhan bisnis mobil bekas.

"Selama kuartal pertama 2021, Carro sukses menorehkan tren positif dengan membukukan total penjualan unit mobil bekas hingga di atas 100 persen dibanding kuartal empat 2020. Bahkan pada kuartal III/2021, komparasi penjualan mobil bekas Carro meningkat 11 kali lipat bila dibanding periode yang sama di tahun lalu," kata Aditya, dikutip dari tempo.co, Senin (4/10/2021).

Aditya mengungkapkan hingga Agustus 2021, Carro telah menjual sebanyak 669 unit mobil bekas. Angka tersebut meningkat drastis jika dibandingkan dengan penjualan pada 2020.

"Di 2020, kondisi pandemi masih sangat tinggi, sehingga penjualan mobil bekas di tahun tersebut tidak sebanyak di tahun ini," ujar Aditya.

Lebih lanjut, Aditya mengatakan secara tidak langsung pandemi telah membuat permintaan terhadap mobil bekas mengalami peningkatan. Hal tersebut turut ditunjang perkembangan teknologi yang turut memudahkan konsumen dalam membeli mobil bekas.

"Internet memainkan peran yang sangat berpengaruh dalam proses pembelian mobil. Kepraktisan, kecepatan, dan kemudahan dalam mencari informasi mobil bekas dan melakukan transaksi menjadi kunci penting dalam penjualan mobil bekas, terutama bagi generasi muda," jelasnya.

Selain itu, ada juga sejumlah program menarik untuk pembelian mobil bekas melalui Carro. Misalnya program tukar tambah dengan menawarkan harga jual lebih tinggi sampai dengan Rp20 juta dibanding harga pasaran. Program ini diharapkan dapat mempermudah konsumen dalam membeli mobil bekas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mobil bekas PT Carro Indonesia Covid-19

Sumber : Tempo.co

Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top