Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Setang Motor Goyang? 5 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Ada beberapa penyebab dan cara memperbaiki setang motor goyang yang bisa dilakukan.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 29 Maret 2021  |  19:13 WIB
Pengendara kendaraan pribadi saat jam pulang kerja memadati jalanan di Jakarta, Rabu (6/5 - 2020). BISNIS.COM
Pengendara kendaraan pribadi saat jam pulang kerja memadati jalanan di Jakarta, Rabu (6/5 - 2020). BISNIS.COM

Bisnis.com, JAKARTA – Sepeda motor yang nyaman dikendarai bukan soal jok yang lebar, tetapi juga kondisi setang yang seharusnya seimbang dan stabil.

Kondisi setang dipengaruhi oleh banyak bagian. Apabila ada salah satu bagiannya yang rusak, maka setang motor bisa goyang. Ada beberapa penyebab dan cara memperbaiki setang motor goyang yang bisa dilakukan.

Mengutip laman resmi Suzuki, Senin (29/3/2021), ada sejumlah penyebab yang dapat membuat setang sepeda motor goyang. Berikut ini adalah kondisi yang bisa menyebabkan setang motor tidak seimbang:

1. Kondisi ban buruk

Ban adalah bagian dari motor yang sangat penting. Ketika ban kempes atau bocor dan terus digunakan untuk berjalan, bisa merusak kondisi pelek termasuk setang motor. Kondisi ban yang sudah tidak layak digunakan ada beberapa jenis.

Pertama, terdapat beberapa benjolan yang diakibatkan karena terlalu sering berbenturan dengan jalan rusak dan ban sudah tipis. Kedua adalah ban kempes, baik itu karena bocor maupun kurangnya tekanan angin.

Ban yang kempes akan menimbulkan ketidakstabilan pada setang motor. Ketiga adalah ukuran ban yang tidak tepat dengan pelek motor. Ketika ukurannya lebih kecil, maka kestabilan setang saat melewati jalan rusak akan berkurang.

2. Kondisi pelek rusak

Penyebab kedua bisa juga berasal dari pelek motor. Ada beberapa kondisi pelek yang membuat setang motor jadi goyang. Pertama adalah pelek bengkok karena motor pernah terjatuh atau mengendarai dalam kondisi ban kempes.

Kedua adalah karena pelek retak yang membuat kondisinya tidak stabil ketika berjalan. Ada cara yang bisa digunakan untuk melihat kondisi pelek ini. Standarkan motor dengan standar dua, kemudian putar roda dan lihat dari arah depan atau belakang.

3. Komstir mulai longgar

Komstir adalah bagian dari kendaraan yang sangat penting dalam pengendalian laju motor. Letaknya terdapat pada rangka motor bagian depan, yakni di antara segitiga garpu. Komstir bisa rusak tergantung pada lama pemakaian kendaraan.

Kerusakan yang biasanya terjadi adalah komstir menjadi longgar dan menyebabkan setang sulit untuk digerakkan. Tanda-tanda yang terasa adalah setang menjadi goyang dan sulit untuk dibelokkan. Ketika Anda ingin belok, setang terasa akan berjalan lurus.

Bentuk dari komstir sendiri adalah bulat seperti donat dengan bola-bola kecil ada di dalamnya. Kerusakannya adalah ketika bola-bola di dalamnya mulai aus. Efek yang didapatkan adalah saat setting setang akan sulit dilakukan.

4. Bearing roda yang longgar

Bearing roda adalah leher yang terdapat pada bagian tengah roda. Fungsi utamanya adalah untuk membuat as roda tidak bergesekkan secara langsung dengan rumah roda. Bearing roda juga akan membuat putaran roda jadi lebih stabil.

Kerusakan yang terjadi pada bearing roda ini biasanya terdapat pada bantalan peluru bulat di dalamnya yang pecah. Cara mengecek apakah bearing roda yang menjadi penyebab setang motor goyang adalah dengan menggoyangkan roda ke arah kiri dan kanan.

Ketika roda terasa tidak kencang setelannya maka bearing pasti rusak dan setang motor pun goyang. Jika memang ini adalah masalahnya, maka segera ganti bearing roda dengan yang baru, karena sama seperti komstir, ketika longgar maka tak bisa diperbaiki lagi.

5. Masalah pada segitiga dudukan motor

Penyebab selanjutnya adalah segitiga dudukan motor yang merupakan komponen untuk menghubungkan setang dengan shockbreaker. Apabila pada bagian garpu kiri dan kanan tidak sejajar, maka akan menciptakan kondisi goyang pada setang motor.

Cara untuk mengetahui jika segitiga dudukan motor yang jadi penyebabnya adalah dengan mengeceknya langsung. Gunakan alat ukur fuller untuk mengukur kesejajaran dudukan segitiga motor tersebut di tempat yang datar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif sepeda motor tips otomotif
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top