Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Meski Turun, Penjualan Mobil Januari 2021 Masih di Atas 50 Unit

Penjualan mobil baru pada bulan pertama 2021 mengalami penurunan dari capaian bulan sebelumnya, meski masih di atas 50.000 unit.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 16 Februari 2021  |  13:39 WIB
Toyota Rush. Gril mobil juga berguna untuk meningkatkan aerodinamika mobil secara optimal.  - Toyota
Toyota Rush. Gril mobil juga berguna untuk meningkatkan aerodinamika mobil secara optimal. - Toyota

Bisnis.com, JAKARTA - Seperti tahun-tahun sebelumnya, penjualan mobil baru pada awal tahun 2021 mengalami penurunan dari capaian bulan sebelumnya meski masih di atas 50.000 unit.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), wholesales (penjualan pabrik ke dealer) mobil baru pada Januari 2021 sebanyak 52.910 unit, meneruskan tren penjualan bulanan di atas 50.000 unit sejak November 2020.

Hasil penjualan mobil baru pada Januari 2021 turun 34,2 persen disandingkan dengan penjualan pada Januari 2020 sebanyak 80.435 unit, serta menurun 7,9 persen apabila dibandingkan dengan penjualan pada Desember 2020 sebanyak 57.507 unit mobil.

Kendati demikian, hasil tersebut meneruskan tren penjualan di atas 50.000 unit, atau yang ketiga berturut-turut setelah November dan Desember 2020 dengan penjualan 53.834 dan 57.507 unit.

Sebelumnya, sejak pandemi diumumkan telah masuk Indonesia pada Maret 2020, penjualan mobil melorot dari 76.811 unit pada Maret 2020 menjadi 7.868 pada April 2020, kemudian merangkak naik pada bulan-bulan berikutnya dan menjadi 49.018 unit pada Oktober. Penjualan akhirnya mencapai di atas 50 ribu unit per bulan pada November hingga Januari 2021.

Hasil penjualan pada Januari 2021 belum berkaitan dengan rencana relaksasi pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) yang diumumkan pemerintah melalui Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, pada pekan lalu.

Airlangga menyampaikan bahwa pemerintah menyiapkan insentif penurunan PPnBM untuk kendaraan pada segmen mobil dengan kubikasi mesin 1.500 cc ke bawah, yakni untuk mobil penumpang dan sedan berpenggerak dua roda (4x2), efektif mulai Maret 2021.

Untuk itu, ada potensi penjualan pada Februari 2021, terutama setelah pekan kedua, akan terdistraksi karena calon konsumen akan menunggu aturan tersebut dijalankan pada bulan depan.

Menilik data Gaikindo pada Januari 2021, penjualan mobil awal tahun 2021 didominasi Toyota sebanyak 16.047 unit yang diikuti Mitsubishi sebanyak 9.108 unit dan Daihatsu 8.993 unit. Dua pabrikan Jepang lainnya, Honda berada di posisi tiga dengan 7.231 unit disusul Suzuki sebanyak 6.400 unit.

Grup Astra yang dihuni Toyota, Daihatsu, Isuzu, UD Trucks dan Peugeot mengumpulkan penjualan wholesales 26.830 unit, dengan komposisi market 50,7 persen.

"Penjualan roda empat pada Januari 2021 masih mencatat pertumbuhan. Kami berharap pertumbuhan penjualan ini dapat berkelanjutan," ucap Head of Corporate Communications Astra Boy Kelana Soebroto seperti dikutip Antara, Selasa (16/2/2021).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PPnBM Penjualan Mobil
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top