Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Impor Mobil CBU 2020 Anjlok, Ada Merek yang Meningkat

Dampak pandemi Covid-19 membuat impor mobil dalam bentuk utuh (completely built up) yang masuk ke pasar Indonesia menyusut signifikan, meski beberapa merek berhasil menambah pengapalan masuk, dan beberapa lainnya merealisasikan impor untuk pertama kalinya.
Rangkaian model BMW 2020. /BMW
Rangkaian model BMW 2020. /BMW

Bisnis.com, JAKARTA - Dampak pandemi Covid-19 membuat impor mobil dalam bentuk utuh (completely built up) yang masuk ke pasar Indonesia menyusut signifikan, meski beberapa merek berhasil menambah pengapalan masuk, dan beberapa lainnya merealisasikan impor untuk pertama kalinya.

Seperti dikutip dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Sabtu (22/1/2021), impor mobil CBU pada 2020 tercatat sebanyak 34.353 unit atau berkurang 39.526 unit (-53,5%) dibandingkan dengan pengapalan masuk tahun sebelumnya yang mencapai 73.879 unit.

Gaikindo mendata ada sebanyak 29 merek pengimpor mobil pada 2020. Pengimpor terbanyak adalah Toyota, diikuti Suzuki, Mitsubishi Motors, Mazda, dan Honda. Hampir seluruh merek mengalami penurunan impor, kecuali KIA, Morris Garage, Hyundai-HMID, Renault, BMW, dan Peugeot.

KIA, Morris Garage, dan Hyundai HMID tercatat sebagai pengimpor baru untuk periode 2020. Adapun Renault, BMW, dan Peugeot tercatat berhasil menambah pengapalan masuk modelnya ke pasar Indonesia.

Pandemi Covid-19 telah mengakibatkan terganggunya rantai pasok kendaraan bermotor, mulai di tingkat produksi, distribusi, hingga daya beli di pasar yang goyah. Hal yang yang juga terjadi di tingkat global.

Laju impor mengalami penurunan signifikan pada periode bulan ketiga 2020 setelah muncul kasus Covid-19 di Indonesia.

Impor Mobil CBU 2020 Anjlok, Ada Merek yang Meningkat

Berikut Kinerja Impor Merek Mobil CBU 2020

1 Toyota, 15.811 unit (-32,9%)
2 Suzuki, 5.092 unit (-62,1%)
3 Mitsubishi Motors, 2.843 unit (-84,2%
4 Mazda, 4.884 unit (-45,5%)
5 Honda, 2.486 unit (-18,9%)
6 Lexus, 973 unit (-31,4%)
7 KIA, 807 unit (0,0%)
8 Daihatsu, 390 unit (-78,3%)
9 Mini, 384 unit (-7,7%)
10 Morris Garage, 377 unit (0,0%)
11 Isuzu, 362 unit (-63,7%)
12 Renault, 350 unit (+40,0%)
13 BMW, 252 unit (+78,7%)
14 Hyundai-HMID, 248 unit (0,0%)
15 Hyundai-HIM, 247 unit (-71,2%)
16 Peugeot, 240 unit (+76,5%)
17 Tata, 213 unit (-73,3%)
18 Mercedes-Benz CV, 190 unit (-86,0%)
19 FAW, 141 unit (-65,3%)
20 Volkswagen, 79 unit (-72,8%)
21 Hino, 76 unit (+94,9%)
22 Chevrolet, 54 unit (-95,7%)
23 Audi, 41 unit (+13,9%)
24 UD Truck, 27 unit (-88,1%)
25 Man Truck, 10 unit (-66,7%)
26 Mercedes-Benz PC, 0 unit (-100,0%)
27 Mitsubishi Fuso, 0 unit (-100,0%)
28 Scania, 0 unit (-100,0%)
29 Hongyan, 0 unit (0,0%)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Fatkhul Maskur
Editor : Fatkhul Maskur
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper