Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kia Recall 295.000 Mobil Rentan Kebakaran Mesin, Ini Model Terdampak

Kia Motors Corp melakukan penarikan (recall) sebanyak 295.000 unit kendaraannya di Amerika Serikat karena risiko kebakaran mesin.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 06 Desember 2020  |  17:37 WIB
Kia Sorento. Berdasarkan rekomendasi NHTSA telah membuat keputusan untuk menarik kembali kendaraan Kia tertentu sebagai tindakan pencegahan untuk mengurangi potensi risiko kebakaran.  - Kia
Kia Sorento. Berdasarkan rekomendasi NHTSA telah membuat keputusan untuk menarik kembali kendaraan Kia tertentu sebagai tindakan pencegahan untuk mengurangi potensi risiko kebakaran. - Kia

Bisnis.com, JAKARTA - Kia Motors Corp melakukan penarikan (recall) sebanyak 295.000 unit kendaraannya di Amerika Serikat karena risiko kebakaran mesin.

Dilansir Reuters, Minggu (6/12/2020), produsen mobil Korea itu mengatakan penarikan tersebut mencakup beberapa model Sorento 2012-2013, Forte dan Forte Koup 2012-2015, Optima Hybrid 2011-2013, Soul 2014-2015, dan Sportage 2012, karena kompartemen mesin dapat terbakar.

Dealer akan memeriksa ruang mesin dari kebocoran bahan bakar atau oli, melakukan pengujian engine dan melakukan perbaikan apa pun termasuk penggantian mesin, jika diperlukan. Kia mengatakan saat ini sedang mengembangkan pembaruan perangkat lunak Knock Sensor Detection System.

Pekan lalu, Kia dan afiliasi Hyundai Motor Co menyetujui denda perdata sebesar 210 juta dolar AS setelah Regulator Keselamatan Mobil AS mengatakan mereka gagal menarik 1,6 juta kendaraan karena masalah mesin.

Produsen mobil Korea setuju untuk menyetujui hal tersebut setelah Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) AS mengatakan bahwa pembuat mobil tidak secara akurat melaporkan beberapa informasi kepada agensi mengenai penarikan tersebut.

Total hukuman perdata Kia sebesar 70 juta dolar AS, termasuk pembayaran di muka sebesar 27 juta dolar AS, persyaratan untuk membelanjakan 16 juta dolar AS untuk langkah-langkah keamanan tertentu, dan potensi denda yang ditangguhkan sebesar 27 juta dolar AS.

Penyelesaian tersebut mencakup penarikan kembali pada 2015 dan 2017 untuk masalah manufaktur yang dapat menyebabkan keausan bearing dan kerusakan mesin.

Dalam penarikan kembali mesin Kia yang baru, NHTSA membuka penyelidikan pada 2019 terhadap kebakaran nontabrakan di kendaraan Kia dan Hyundai. Badan itu pada Juli merekomendasikan Kia melakukan penarikan pada model-model tertentu dengan tingkat keluhan kebakaran yang lebih tinggi, kata pembuat mobil itu.

Kia mengatakan, "Berdasarkan rekomendasi NHTSA telah membuat keputusan untuk menarik kembali kendaraan Kia tertentu sebagai tindakan pencegahan untuk mengurangi potensi risiko kebakaran."

Hyundai sebelumnya pada Jumat (4/12/2020) menarik 129.000 kendaraannya di AS karena bantalan batang penghubung mungkin aus sebelum waktunya, yang seiring waktu dapat mengakibatkan kerusakan mesin dan meningkatkan risiko kebakaran.

Konsumen di Indonesia tampaknya masih aman, mengingat model-model yang di-recall tersebut tidak di pasar di Indonesia. Sepanjang tahun ini, Kia Motors memasarkan beberapa model di Indonesia, yakni Grand Sedona, Picanto, RIO, dan Seltos. Adapun di kelas kendaraan niaga Kia memiliki produk K-2700 BIG-UP PU, dan K-2700 BIG-UP Minibus.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kia Recall Kendaraan

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top