Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Deretan Penyebab Kopling Mobil Tidak Berfungsi

Ketika kopling sudah mengalami masalah, mobil terasa tidak nyaman untuk digunakan sehari-hari. Sayangnya, masih banyak pengguna roda empat yang tidak mengetahui penyebab kopling tidak berfungsi.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 11 November 2020  |  18:10 WIB
Ilustrasi pabrik mobil.  - Bloomberg
Ilustrasi pabrik mobil. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Penyebab kopling mobil tidak berfungsi dapat menimbulkan masalah ketika melaju, sebab mobil bertransmisi manual sangat bergantung pada performa kopling.

Ketika kopling sudah mengalami masalah, mobil terasa tidak nyaman untuk digunakan sehari-hari. Sayangnya, masih banyak pengguna roda empat yang tidak mengetahui penyebab kopling tidak berfungsi.

Mengutip laman resmi Auto2000, ada sejumlah penyebab kopling mobil tidak berfungsi. Berikut daftar lengkapnya:

1. Kabel Kopling

Kabel kopling menjadi salah satu komponen yang sangat penting pada sistem kerja bagian transmisi manual. Kabel kopling yang jarang dilumasi dengan oli sudah pasti menjadi rawan kering.

Jika sudah begini, pedal kopling terasa lebih berat dibandingkan biasanya. Untuk masalah ini, Anda bisa mendapatkan solusi mudah, yakni cukup melumasi kabel kopling dengan pelumas agar gesekannya dengan sarung pembungkus kabel lebih sedikit.

2. Release Bearing

Release bearing berfungsi untuk menekan plat pegas diafragma yang ada di bagian cover clutch. Tanda kerusakan komponen ini bisa dirasakan ketika anda menginjak pedal kopling yang malah terasa lebih berat. Masalah ini bisa segera diatasi dengan mengganti  yang baru.

3. Pilot Bearing

Masih bersinggungan dengan release bearing, komponen ini berfungsi sebagai penopang input shaft yang bertujuan agar tetap sejajar dengan sumbu tengah poros engkol. Kerusakan pilot bearing bisa terasa dari sulitnya memindahkan gigi.

Selain itu, injakan pedal kopling mobil akan terasa keras. Apabila sudah rusak, sebaiknya ganti dengan yang baru.

4. Kampas Kopling

Kampas kopling bisa menipis ketika sudah terlalu lama dipakai. Jika sudah rusak mobil akan kehilangan tenaga hingga pedal kopling terasa keras saat ditekan. Selain itu, tanda kerusakan komponen ini adalah tercium bau hangus yang cukup sering. Kampas kopling yang menipis sebaiknya diganti dengan yang baru.

5. Cover Clutch

Cover clutch sebenarnya jarang rusak. Tetapi, masa pemakaian yang lama juga dapat membuat komponen ini rusak. Kondisi yang sudah tua menjadi faktor utama. Anda bisa segera menggantinya jika kopling sudah terasa semakin berat.

6. Kurang Pelumasan

Melihat permasalahan kabel kopling yang dapat rusak karena kurang pelumasan, Anda jangan sampai lupa untuk melakukannya di komponen lain. Kinerja antar komponen kopling cukup banyak mengandalkan daya gesek.

Oleh karena itu, sebaiknya beri pelumas secara teratur kepada komponen, seperti release bearing dan per matahari. Dengan begitu gesekan yang berbahaya untuk kondisi komponen bisa lebih diminimalkan dengan sempurna.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mobil Perawatan Mobil
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top