Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sepi Pembeli, Mazda Merugi hingga Rp1 Triliun

Mazda Motor Corp membukukan kerugian operasional hingga 73,4 juta dolar Amerika Serikat (setara dengan Rp1 triliun lebih) dalam tiga bulan yang berakhir 30 September karena lesunya penjualan akibat adanya wabah virus corona.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 10 November 2020  |  11:18 WIB
Mazda CX-30.  - Mazda
Mazda CX-30. - Mazda

Bisnis.com, JAKARTA - Mazda Motor Corp membukukan kerugian operasional hingga 73,4 juta dolar Amerika Serikat (setara dengan Rp1 triliun lebih) dalam tiga bulan yang berakhir 30 September karena lesunya penjualan akibat adanya wabah virus corona.

Berdasarkan perhitungan Reuters yang dikutip Antara, kerugian dari hasil setengah tahun perusahaan tersebut merupakan yang terburuk dalam kuartal dalam 11 tahun. Pada kuartal yang sama tahun lalu, Mazda meraup laba 18,9 miliar, dan mencatatkan rugi 45,3 miliar yen dalam tiga bulan pertama tahun bisnis.

Mazda membukukan kerugian yang lebih kecil pada kuartal kedua setelah diuntungkan dari rebound penjualan di Amerika Utara, pasar terbesarnya. Penjualan kendaraan di kawasan tersebut naik sekitar 1 persen dari tahun sebelumnya.

Produsen mobil nomor lima di Jepang itu mempertahankan perkiraan setahun penuh untuk kerugian operasional sebesar 40 miliar yen. Itu lebih baik dari perkiraan rata-rata setahun penuh untuk kerugian operasional 53,3 miliar yen dari 17 analis yang disurvei oleh Refinitiv.

Pembuat crossover SUV CX-5 dan sedan Mazda3 masih mempertahankan prediksi setahun penuh untuk penjualan kendaraan global akan turun sekitar 8,5 persen yang menjadi 1,3 juta unit dan menjadi angka terendah dalam tujuh tahun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mazda penjualan global

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top