Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kabar Gembira, Permintaan Mobil Bekas Mulai Pulih

Survei OLX Autos mengklaim pasar industri mobil bekas mulai meningkat sejalan dengan peningkatan permintaan hingga 20 persen sejak PSBB.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 17 Oktober 2020  |  16:08 WIB
Ilustrasi tempat penjualan mobil bekas./Antara - Chairul Rohman
Ilustrasi tempat penjualan mobil bekas./Antara - Chairul Rohman

Bisnis.com, JAKARTA - Pandemi yang terjadi sejak awal Maret 2020 telah memengaruhi berbagai industri, termasuk pasar mobil bekas. Namun, kegiatan bisnis mulai kembali berjalan, perilaku pasar di industri mobil bekas pun berangsur pulih.

Temuan tersebut terdapat pada survei terbaru OLX Autos yang bertajuk Sentiment Monitoring Study. Berdasarkan survei itu, tren pasar mobil bekas menunjukkan keadaan yang membaik. Ini terlihat dari adanya peningkatan pada penjualan dan pembelian mobil bekas, setelah tiga bulan diberlakukannya pembatasan sosial berskala Besar (PSBB).

“Survei kami menemukan permintaan mobil bekas mengalami peningkatan sebanyak 15 persen hingga 20 persen semenjak relaksasi PSBB. Peningkatan ini didorong oleh minat masyarakat terhadap penggunaan mobil pribadi yang meningkat," ujar Johnny Widodo, CEO OLX Autos Indonesia, Sabtu (17/10/2020).

Johnny menambahkan dibukanya kembali showroom secara perlahan telah memberikan banyak pilihan pada masyarakat untuk membeli mobil. Dia pun meyakini pasar mobil bekas dapat segera kembali normal.

Berdasarkan hasil survei, peningkatan pasar mobil bekas terjadi karena 62 persen showroom telah beroperasi setelah PSBB. Berangsur normalnya aktivitas ini memiliki dampak pada aktivitas penjualan dan pembelian yang meningkat.

Selain itu, rata-rata pembelian dan penjualan naik 50 persen pada bulan Agustus 2020 jika dibandingkan saat awal pandemi, dari yang semula 1,4 menjadi 2,1.

Rerata barang tersedia yang ada di showroom juga berkurang 35 persen menjadi 4,2, dari sebelumnya 6,5 pada Agustus. Hal ini memperlihatkan adanya minat masyarakat untuk membeli mobil bekas.

Temuan lain juga menyebutkan sebanyak 52 persen responden memiliki keinginan untuk membeli mobil dibandingkan pada masa awal pandemi yang hanya mencapai 22 persen. Sementara itu, sebanyak 43 persen saat ini memilih menggunakan mobil pribadi, dibandingkan dengan awal masa pandemi yang hanya 33 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top