Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Panasonic dan Toyota Siap Produksi Baterai Lithium-ion

Toyota Motor Corp dan Panasonic Corp akan memproduksi baterai lithium-ion untuk mobil hibrida di pabrik di Jepang Barat mulai 2022 guna memenuhi permintaan kendaraan listrik (EV) yang meningkat.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 07 Oktober 2020  |  08:25 WIB
Logo Panasonic.  - ANTARA
Logo Panasonic. - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Toyota Motor Corp dan Panasonic Corp akan memproduksi baterai lithium-ion untuk mobil hibrida di pabrik di Jepang Barat mulai 2022 guna memenuhi permintaan kendaraan listrik (EV) yang meningkat.

Prime Planet Energy & Solutions, Inc menyatakan bahwa pabrik Panasonic yang berlokasi di Tokushima dipercaya memiliki kapasitas yang cukup untuk memproduksi 500.000 baterai bagi kendaraan dalam setahun.

"Pasar kendaraan listrik global diperkirakan akan terus berkembang pesat," kata perusahaan seperti dilansir Antara dari Reuters, Rabu (7/10/2020).

Didirikan pada April, saham Prime Planet Energy dimiliki sekitar 51 persen oleh Toyota Motor dengan sisa saham Panasonic. Usaha ini mencerminkan dorongan kedua perusahaan untuk menjadi pemain global yang lebih besar dalam industri yang vital untuk pengembangan EV yang terjangkau.

Panasonic, salah satu pembuat baterai EV terbesar di dunia, menghadapi persaingan yang ketat sebagai pemasok baterai untuk pembuat mobil global, termasuk Tesla Inc TSLA.O. Pemain terkemuka lainnya adalah datang dari Korea Selatan dan China, seperti Samsung SDI Co, LG Chem dan CATL.

Produsen mobil terbesar asal Jepang, Toyota pada bulan lalu mengatakan bahwa mereka mengharapkan penjualan tahunan untuk kendaraan EV dapat mencapai 5,5 juta pada 2025, lima tahun lebih awal dari yang direncanakan semula.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

toyota panasonic Baterai Lithium-Ion
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top