Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Permintaan Merangkak Naik, Pabrikan Mobil Mulai Genjot Produksi

Kinerja industri otomotif pada Juli mulai merangkak naik dengan penjualan ritel mobil menyentuh angka 35.799 unit, naik 19,9 persen dibandingkan dengan Juni yang mencapai 29.859 unit.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 16 Agustus 2020  |  17:55 WIB
Perakitan Mitsubishi Xpander di Pabrik Bekasi.  - MITSUBISHI
Perakitan Mitsubishi Xpander di Pabrik Bekasi. - MITSUBISHI

Bisnis.com, JAKARTA – Meningkatnya penjualan ritel mobil pada fase normal baru membuat pabrikan otomotif memaksimalkan produksinya untuk memenuhi permintaan pasar pada semester II/2020.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total volume penjualan ritel kendaraan roda empat atau lebih sepanjang Januari hingga Juli 2020 mencapai 326.393 unit. Turun 44,47 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Kendati masih menurun secara tahunan, kinerja industri otomotif mulai merangkak naik. Pada Juli, penjualan ritel mobil menyentuh angka 35.799 unit, naik 19,9 persen jika dikomparasi dengan volume penjualan bulan Juni yang mencapai 29.859 unit.

Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM), menyatakan meskipun secara total belum dapat menyamai penjualan tahun lalu, tetapi kinerja penjualan Honda pada Juli setidaknya menunjukkan indikator positif.

Gaikindo mencatat, penjualan Honda pada Juli 2020 mencapai angka 4.036 unit, naik 62 persen dibandingkan dengan kinerja bulan Juni.

“Kontribusi dari pembeli pertama di segmen Low Cost Green Car [LCGC] dan mobil keluarga menjadi faktor penting terhadap peningkatan penjualan tersebut,” ujarnya kepada Bisnis.

Honda Brio Satya menjadi model dengan penjualan tertinggi dengan total 1.697 unit, meningkat 102 persen dibandingkan dengan bulan Juni. Brio Satya juga menyumbang 42 persen dari total penjualan Honda pada periode tersebut.

Pada saat bersamaan, meningkatnya permintaan pasar selama fase normal baru membuat Daihatsu memacu produksinya hingga lima kali lipat. Hal ini terlihat dari penjualan pabrik ke dealer yang sebelumnya 331 unit pada Juni, menjadi 1.553 unit sepanjang Juli.

“Daihatsu berkomitmen untuk memberikan yang terbaik kepada pelanggan dan akan memacu produksinya sesuai dengan permintaan pelanggan setia Daihatsu,” ujar Amelia Tjandra, Marketing Director dan Corporate Planning & Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

Penjualan ritel Daihatsu pada Juli 2020 tercatat sebanyak 5.890 unit, naik 6 persen apabila dibandingkan Juni 2020 yang menyentuh angka 5.558 unit. Capaian tersebut ditopang oleh model Daihatsu Sigra dengan total penjualan 16.631 unit.

Peningkatan produksi juga akan dilakukan PT Toyota Astra Motor (TAM). Marketing Director TAM Anton Jimmi Suwandy menuturkan bahwa sejumlah produk, seperti Rush dan Avanza bakal dipacu produksinya pada semester II/2020.

Toyota pada Juli 2020 mencatatkan penjualan ritel sebanyak 11.531 unit, naik tipis dari bulan Juni yang melego 11.196 unit. Namun, penjualan pabrik ke dealer atau wholesales dari Toyota meningkat dari 3.705 unit pada Juni, menjadi 7.224 unit selama Juli.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif industri otomotif penjualan mobil Produksi Mobil
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top