Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BPS: Triwulan II/2020, Penjualan Mobil dan Sepeda Motor Anjlok

BPS mencatat produksi dan penjualan sektor otomotif Indonesia anjlok pada triwulan II/2020, sebagai akibat dari pandemi Covid-19.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 05 Agustus 2020  |  11:27 WIB
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto memberikan keterangan saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (1/7 - 2020).
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto memberikan keterangan saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (1/7 - 2020).

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi dan penjualan sektor otomotif Indonesia anjlok pada triwulan II/2020 dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto mengatakan produksi mobil turun cukup dalam, hanya 41.520 unit. Turun 87,34 persen dibandingkan dengan triwulan sebelumnya (qtq), sedangkan secara tahunan (year on year/yoy) turun 85,02 persen.

"Penjualan mobil hanya mencapai 21.042 unit atau turun 89,85 persen qtq dan 89,44 persen yoy," kata Suhariyanto, Rabu (5/8/2020).

Dia menuturkan penjualan sepeda motor juga turun tajam hingga 80,06 persen qtq dan 79,70 persen yoy.

Penurunan penjualan mobil dan sepeda motor tersebut terjadi akibat pandemi Covid-19. Selain itu, juga terjadi akibat penutupan gerai penjualan selama diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Sebelumnya, BPS juga mencatat pertumbuhan ekonomi kuartal II/2020 terkontraksi sebesar 5,32 persen (yoy) dibandingkan dengan pada periode sama tahun lalu sebesar 5,07 persen.

Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia berdasarkan harga konstan pada kuartal II/2020 sebesar Rp2.589,6 triliun.

"Kalau dibandingkan dengan kuartal I/2020, maka ekonomi Indonesia mengalami kontraksi -4,19 persen," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif bps
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top