Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sayonara Mitsubishi Pajero, sang Penguasa Reli Dakar

Keputusan untuk menutup pabrik Pajero tertuang dalam hasil rapat dewan direksi Mitsubishi Motors Corporation (MMC) pada 27 Juli 2020.
Mitsubishi Pajero Sport Rockford Fosgate Black. /Mitsubishi
Mitsubishi Pajero Sport Rockford Fosgate Black. /Mitsubishi

Bisnis.com, JAKARTA — Mitsubishi Motors Corporation memutuskan untuk menutup pabrik Pajero di Kota Sakahogi, Prefektur Gifu, Jepang. Langkah itu otomatis turut menghentikan produksi model Pajero yang telah mengaspal sejak 1982.

Keputusan untuk menutup pabrik Pajero tertuang dalam hasil rapat dewan direksi Mitsubishi Motors Corporation (MMC) pada 27 Juli 2020. Penghentian produksi secara resmi akan terjadi pada semester pertama 2021.

Dalam perjalanannya, sejarah sport utility vehicle (SUV) Pajero tidak bisa dipisahkan dari ajang balap reli. Lewat kiprah model tersebut, Mitsubishi pun mengukuhkan diri sebagai penguasa balap reli Dakar.

Dalam ajang reli Dakar, Pajero meraih kemenangan terbanyak dengan total 12 gelar terhitung sejak 1985, atau 3 tahun setelah generasi pertama diluncurkan ke pasar. Dominasi itu terus berlanjut dengan catatan juara Reli Dakar 1992, 1993, 1997, 1998, 2001 hingga 2007.

Naoya Nakamura, Presiden Direktur PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), mengatakan bahwa kesuksesan tersebut menjadi cikal bakal pengembangan model Pajero Sport yang dijual di Indonesia.

“Meski merupakan jenis yang berbeda, Mitsubishi Pajero dan Pajero Sport memiliki kemiripan dari sisi ketangguhan serta daya tahan yang teruji di ajang balap reli internasional,” tuturnya, baru-baru ini.

Nakamura menyatakan bahwa penghentian produksi Pajero tidak akan berdampak terhadap penjualan Pajero Sport di Indonesia karena pabrik produksi keduanya berbeda. Pajero dibuat di Sakahogi, sedangkan Pajero Sport di Nagoya.

Penutupan pabrik Pajero Manufacturing Co., Ltd. disebabkan oleh turunnya permintaan serta kerugian operasional akibat Covid-19 yang melanda MMC. Mereka pun harus bersiap mengalami kerugian US$1,33 miliar pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2021.

Dengan demikian, produksi Pajero dan Delica D5 juga dipastikan berhenti. Pabrik Pajero Manufacturing sebetulnya telah menghentikan model Pajero untuk pasar Jepang pada 2019.

Adapun, produksi mobil Delica dan Outlander akan dipindahkan ke Okazaki Manufacturing, anak perusahaan Mitsubishi Motors yang berbasis di Kota Okazaki, Prefektur Aichi, dan di tempat lain.

Sebagian besar dari sekitar 900 karyawan di pabrik Pajero Manufacturing kemungkinan akan dipindahkan. Alhasil, ini akan menjadi pabrik Mitsubishi Motors domestik pertama yang ditutup dalam waktu sekitar 20 tahun terakhir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Dionisio Damara
Editor : Zufrizal
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper