Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Opel Mulai Produksi Grandland X PHEV Penggerak Roda Depan

Opel mengambil langkah penting dalam serangan elektrifikasi model-modelnya. Kali ini, Grandland X Hybrid masuk jalur produksi di pabrik Eisenach.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 22 Juli 2020  |  19:00 WIB
Opel Grandland X Hybrid di jalur produksi di pabrik Eisenach. SUV listrik hibrida colok berpenggerak roda depan ini terlahir empat bulan setelah kelahiran saudara kandungnya yang berpenggerak semua roda Opel Grandland X Hybrid4. - OPEL
Opel Grandland X Hybrid di jalur produksi di pabrik Eisenach. SUV listrik hibrida colok berpenggerak roda depan ini terlahir empat bulan setelah kelahiran saudara kandungnya yang berpenggerak semua roda Opel Grandland X Hybrid4. - OPEL

Bisnis.com, JAKARTA - Opel mengambil langkah penting dalam serangan elektrifikasi model-modelnya. Kali ini, Grandland X Hybrid masuk jalur produksi di pabrik Eisenach.

Produksi Grandland X Hybrid ini berselang 4 bulan setelah Grandland X Hybrid4 pertama berpenggerak empat roda mulai dirakit.

Grandland X Hybrid4 memiliki catatan konsumsi bahan bakar 1,4-1,3 l / 100 km dan emisi CO2 32-29g / km dalam siklus WLTP1; 1,6-1,5 l / 100 km, 36-34g / km CO2 NEDC2.

Adapun Grandland X PHEV memiliki catatan konsumsi bahan bakar lebih hemat, yakni 1,5-1,4 l / 100 km dan emisi CO2 34-31g / km dalam siklus WLTP1; 1,7-1,5 l / 100 km, 37-35g / km CO2 NEDC2.

Grandland X Hybrid mengincar segmen entry level dengan banderol harga termasuk pajak pertambahan nilai €42.345 euro atau sekitar Rp715,85 juta. Akan tetapi, berkat bonus lingkungan, pelanggan hanya perlu membayar €35.235 atau sekitar Rp595,66 juta.

Grandland X Hybrid akan menambah momentum serangan listrik Opel. Hibrida pertama dari Eisenach dengan penggerak roda depan adalah topaz biru dengan atap hitam.

“Grandland X Hybrid akan menarik pelanggan yang menginginkan keunggulan SUV listrik tetapi tidak membutuhkan penggerak empat roda. Mengingat insentif untuk model listrik di banyak negara Eropa, kami sangat percaya Grandland X Hybrid populer dan memainkan peran penting dalam pengurangan emisi CO2,” kata CEO Opel Michael Lohscheller, Selasa (21/7/2020)

Opel Grandland X Hybrid dan Hybrid4 dibangun pada jalur produksi yang sama dan dibekali mesin pembakaran internal konvensional. Ini meningkatkan efisiensi sekaligus mengurangi kompleksitas perakitan.

Dengan mesin bensin 1.6 liter turbocharged dan motor listrik yang menyediakan drive ke roda depan, Grandland X Hybrid menghasilkan tenaga sistem dan torsi 165kW (224hp) dan torsi masing-masing hingga 360Nm. Dengan tenaga listrik murni, mobil hibrida dapat menempuh hingga 57km dalam siklus WLTP1 (60-65km NEDC2).

Keselamatan tinggi menjadi standar, berkat sistem bantuan pengemudi seperti peringatan tabrakan depan dengan deteksi pejalan kaki dan pengereman darurat, bantuan jalur tetap dan deteksi kantuk.

Dengan sistem infotainmen Navi 5.0 IntelliLink dan layar sentuh warna yang besar, pengemudi dan penumpang terhubung dengan baik. Untuk meningkatkan efisiensi, Grandland X Hybrid memiliki sistem pengereman regeneratif untuk memulihkan energi yang dihasilkan saat pengereman atau perlambatan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik Opel Automobile GmBH Model SUV
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top