Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mercedes-AMG GT Black, Sang Raja Bertambah Digdaya

Dalam hierarki keluarga Mercedes-AMG GT, Black Series adalah rajanya. Kini, mobil sport super tersebut makin kedigdayaan berkat pembaruan jantung pacu dan desain aerodinamisnya.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 16 Juli 2020  |  23:40 WIB
Mercedes-AMG GT Black Series.  - DAIMLER
Mercedes-AMG GT Black Series. - DAIMLER

Bisnis.com, JAKARTA - Dalam hierarki keluarga Mercedes-AMG GT, Black Series adalah rajanya. Kini, mobil sport super tersebut makin kedigdayaan berkat pembaruan jantung pacu dan desain aerodinamisnya.

Di Mercedes-AMG, Black Series telah identik dengan jenis mobil yang sangat istimewa sejak 2006. Mesin seri AMG V8 adalah paling kuat sepanjang masa, desain paling ekspresif, aerodinamika paling rumit, campuran bahan paling cerdas, serta dinamika berkendara paling khas.

Namun, para perancang Affalterbach berhasil meredefinisi model tersebut dengan menaikkan batas baru.

Untuk menekankan redefinisi mobil super sport, spesialis mesin di Affalterbach sekali lagi secara ekstensif mengembangkan unit biturbo 4.0-liter yang telah terkenal dengan kemampuan penggerak, pengiriman tenaga dan perkembangan torsi.

Spesifikasinya jelas. Tenaga lebih besar dari model unggulan sebelumnya dari keluarga AMG GT, respons throttle yang lebih gesit, torsi maksimum - yang semuanya berarti bahwa diperlukan perubahan radikal dalam bentuk crankshaft datar yang baru.

Berkat pembaruan mesin V8 dengan crankshaft datang, dikombinasikan dengan aerodinamika aktif dan desain mobil balap AMG GT3, Mercedes-AMG GT Black memiliki performa jantung pacu dengan output 537 kW (730 hp).

"Seri GT Black baru adalah sorotan terbaru kami dan melanjutkan tradisi yang didirikan pada 2006. Versi keenam dari jenisnya adalah tonggak sejarah AMG lainnya dan bukti mengesankan dari keahlian pengembangan yang luar biasa di Affalterbach," kata Tobias Moers, Ketua Dewan di Mercedes-AMG GmbH, Rabu (15/7/2020).

Moers mengaku bangga dengan tim yang telah menciptakan mobil sport super unik, yang sekarang mewakili puncak absolut keluarga GT yang sukses.

"Performa, penampilan, dan dinamika berkendara dari GT Black Series tidak ada duanya. Proyek ini adalah akhir yang fantastis untuk pekerjaan saya di AMG, dan saya sangat berterima kasih."

Mercedes-AMG GT Black memiliki catatan konsumsi bahan bakar gabungan 12,8 l/100 km, gabungan emisi CO2 292 g / km.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mercedes-AMG Mercedes-AMG GT R
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top