Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bocor Bahan Bakar, Mercedes-Benz Recall 668.954 Mobil

Mercedes-Benz akan menarik (recall) 668.954 unit kendaraan di China karena masalah kebocoran bahan bakar.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 07 Juli 2020  |  09:00 WIB
Mercedes-Benz GLK-Class, GLK 220 CDI BlueEFFICIENCY with rear-wheel drive and six-speed manual transmission. - DAIMLER
Mercedes-Benz GLK-Class, GLK 220 CDI BlueEFFICIENCY with rear-wheel drive and six-speed manual transmission. - DAIMLER

Bisnis.com, JAKARTA - Mercedes-Benz akan menarik (recall) 668.954 unit kendaraan di China karena masalah kebocoran bahan bakar.

Masalah pada mobil mewah Jerman itu diduga berasal dari seal yang menghubungkan pompa bahan bakar bertekanan tinggi dengan pipa bahan bakar tekanan rendah yang kekuatannya melemah seiring masa pakai.

Bahan bakar dapat bocor ketika mesin menyala dalam cuaca dingin, menurut pemberitahuan yang dirilis otoritas China, dilansir Kantor Berita Resmi Xinhua, Senin (6/7/2020).

Penarikan 668.954 kendaraan akan dimulai pada 18 Desember, mencakup beberapa model yang dibuat antara Februari 2013 dan Juni 2017.

Model yang terdampak adalah C-class, E-class, V-class, GLK-class, CLS-class, SLC-class, GLC SUV and VS20 VITO.

Sebagian besar kendaraan yang terkena penarikan dibuat di China, antara lain pabrik Beijing Benz Automotive Co dan Fujian Benz Automotive, dan sebagian lainnya adalah mobil impor.

Pengumuman itu menyusul penarikan lain yang melibatkan 4.653 unit Mercedes G-class karena kesalahan label "child-safety lock". Kendaraan yang terdampak diproduksi antara 14 Februari 2018 dan 24 September 2019, demikian Xinhua.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mercedes Benz Recall Kendaraan

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top