Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PSBB Transisi: Ini Tips Aman Berkendara dari Auto2000

Auto2000 kembali memberikan tips berkendara secara aman dalam menghadapi masa tahapan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB transisi.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 05 Juni 2020  |  15:08 WIB
Ilustrasi menyetir -
Ilustrasi menyetir -

Bisnis.com, JAKARTA – Auto2000 kembali memberikan tips berkendara secara aman dalam menghadapi masa tahapan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB transisi. 

Saat ini aktivitas mulai bisa kembali dijalankan meskit masih terbatas dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat. Untuk itu, Auto2000 merasa perlu mengingatkan kembali hal-hal yang berpengaruh pada keamanan saat berkendara.

Jalankan beberapa langkah berikut ini supaya perjalanan bersama keluarga tercinta dapat berlangsung lancar dan aman saat kondisi new normal diputuskan.

Persiapkan Kondisi Kendaraan

Langkah awal ini sangat krusial untuk memastikan mobil tidak memiliki kendala teknis yang bisa merepotkan di jalan, seperti mogok atau bahkan kecelakaan. Tahapan yang dilalui diantaranya mengecek tekanan angin ban, cairan di dalam ruang mesin seperti oli mesin, serta komponen mobil lainnya.

Perhatikan apakah ada ketidakwajaran seperti suara aneh atau lampu indikator di panel instrumen berkedip saat mesin nyala atau ketika mengetesnya berkendara keliling lingkungan rumah.

Cek Surat-Surat Kendaraan

Lama tidak dipakai, Anda bisa lupa di mana meletakkan surat-surat kendaraan, atau bahkan lupa masa berlakunya. Terkesan sepele, tetapi bila sampai SIM atau STNK mati, akan mengakibatkan timbul masalah di jalan seperti kena tilang polisi.

Selain itu, surat-surat yang sudah tidak berlaku seperti SIM akan menyulitkan saat terlibat masalah dengan pihak ketiga. Selain tentunya akan merepotkan ketika harus mengurus asuransi kecelakaan, bahkan ada risiko klaim asuransi ditolak.

Gunakan Alat Pengaman Diri

Wajibkan diri untuk menggunakan Alat Pengaman Diri (APD) saat mengemudi mobil di jalan. Walaupun belum ada petunjuk detail saat kondisi new normal kelak diumumkan, yang pasti Anda harus menggunakan masker, termasuk seluruh anggota keluarga yang menjadi penumpang. 

Bawa serta hand sanitizer untuk membersihkan tangan dan cairan pembersih mobil atau disinfektan untuk membersihkan bagian mobil yang sering dipegang oleh penumpang.

Patuhi Aturan Physical Distancing

Walaupun di dalam mobil sendiri bersama keluarga, Anda harus tetap mematuhi aturan physical distancing yang ditetapkan oleh pemerintah. Mengacu aturan PSBB, kapasitas mobil hanya boleh maksimal 50 persen.

Artinya, untuk mobil dengan dua baris bangku seperti Toyota Agya atau Yaris, mobil hanya boleh dinaiki oleh tiga orang, yakni pengemudi dan dua penumpang di belakang.

Sementara untuk kendaraan dengan tiga baris bangku seperti Toyota Calya atau Innova, hanya boleh dinaiki empat orang, yakni pengemudi, dua penumpang di tengah, dan satu penumpang di baris ketiga.

Adaptasi Dengan Kendaraan

Waktu yang cukup lama saat berdiam di rumah ketika menjalankan aturan PSBB membuat Anda melupakan sejenak kebiasaan mengemudi. Oleh sebab itu, cobalah untuk beradaptasi kembali dengan mobil kesayangan.

Duduk dan atur posisi duduk sopir ke posisi paling pas dan nyaman. Sembari mengecek kondisi mobil lewat panel instrumen, cobalah untuk mengoperasikan berbagai fitur yang tersedia untuk mengingat kembali posisi dan cara kerjanya sehingga tidak membingungkan saat sudah di jalan.

Gunakan mobil untuk keliling lingkungan rumah atau sekadar isi bensin untuk memastikan Anda sudah familiar kembali dengan mobil yang dipakai.

Selalu Gunakan Sabuk Pengaman

Pastikan pengemudi telah memakai sabuk pengaman atau safety belt sebelum mobil berjalan. Meskipun belum wajib di Indonesia, penumpang di bangku tengah juga bisa mulai memakai sabuk pengaman sebagai tindakan preventif.

Terbukti, penumpang yang menggunakan safety belt punya peluang untuk selamat lebih besar ketimbang yang tidak pakai saat mobil kecelakaan karena tubuhnya tidak terlempar dari bangku.

Jalankan Prinsip Safety Driving

Selalu terapkan prinsip mengemudi aman dan tidak berlaku agresif yang dapat merugikan sesama pengguna jalan. Tidak perlu bersikap emosional ketika ada pengguna jalan lain bertindak membahayakan.

Selain berpotensi kecelakaan, juga bisa menimbulkan pertengkaran karena emosi, Anda bisa melepaskan masker saat berdebat atau melakukan kontak fisik yang justru memicu potensi penularan virus Covid-19. Patuhi aturan lalu lintas mengingat sedang berkendara bersama keluarga tercinta.

Amankan Barang Bawaan

Pastikan seluruh pintu mobil terkunci dengan mengaktifkan central door lock. Pastikan pula seluruh kaca mobil tertutup rapat untuk menjamin tidak ada potensi bahaya dari pihak ketiga yang bermaksud jahat. Jangan meletakkan barang berharga seperti ponsel dan dompet di tempat terbuka yang terlihat jelas dari luar.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif New Normal
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top