Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Produksi Toyota Indonesia Meningkat di Kuartal I/2020, Ini Faktor Pendongkraknya

Peningkatan produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di sepanjang kuartal pertama 2020 terjadi karena meningkatnya permintaan pasar domestik dan ekspor yang signifikan.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 27 April 2020  |  20:45 WIB
Pekerja di Pabrik Toyota Indonesia. /TMMIN
Pekerja di Pabrik Toyota Indonesia. /TMMIN

Bisnis.com, JAKARTA - Peningkatan produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di sepanjang kuartal pertama 2020 terjadi karena meningkatnya permintaan pasar domestik dan ekspor yang signifikan.

Bob Azam, Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal TMMIN, mengatakan Toyota menerapkan strategi pull system atau sistem tarik dalam proses produksi, yang artinya perusahaan hanya memproduksi kendaraan berdasarkan pesanan pelanggan.

"Dalam kuartal pertama 2020, memang permintaan dari domestik dan ekspor cukup signifikan untuk mendongkrak volume produksi dibandingkan kuartal pertama 2019," kata Bob kepada Bisnis, Senin (27/4/2020).

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), produksi TMMIN sepanjang Januari-Maret 2020 meningkat 4,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dari 118.010 unit menjadi 123.207 unit.

Sepanjang tiga bulan pertama tahun ini, produksi mobil merek Toyota ini juga mengontribusi 37,5 persen dari total produksi di Indonesia yang mencapai 328.501 unit.

Dikutip dari Block Chain Council, dalam manajemen rantai pasokan, terdapat dua strategi yang umum dilakukan dalam industri manufaktur, yakni pull system dan push system.

Keuntungan dari pull system, perusahaan akan lebih sedikit melakukan pemborosan karena produksi dan distribusi dilakukan atas dasar permintaan pelanggan. Hal ini membuat perusahaan terhindar dari aktivitas yang tidak memiliki nilai tambah.

Sementara push system, melakukan produksi berbasis prediksi dan menghasilkan produk dalam jumlah besar. Nantinya, produk itu akan masuk ke dalam inventori sebelum disalurkan kepada pelanggan.

Selain TMMIN, produsen mobil lain yang menerapkan strategi pull system adalah Ford Motor Company. Ford Australia, misalnya, bahkan hanya akan memproduksi mobil apabila terdapat pesanan dari pelanggan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

covid-19 Pabrik Toyota
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top