Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Berikut 5 Cara Merawat Vespa Selama di Rumah

Motor vespa yang terlalu lama diam dan tidak digunakan akan mengakibatkan performa mesin menurun saat kembali digunakan.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 24 April 2020  |  17:20 WIB
Dua model berpose dengan skutik New Vespa GTS Super 150 dalam acara peluncuran di Jakarta, Rabu (26/6/2019). - ANTARA
Dua model berpose dengan skutik New Vespa GTS Super 150 dalam acara peluncuran di Jakarta, Rabu (26/6/2019). - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Motor vespa yang terlalu lama diam dan tidak digunakan akan mengakibatkan performa mesin menurun saat kembali digunakan.

Apalagi, di tengah menjalani imbauan pemerintah untuk berdiam diri di rumah guna mencegah laju penyebaran virus corona atau Covid-19.

Berikut ini adalah beberapa tips perawatan vespa secara mandiri dari PT Piaggio Indonesia kepada para pecinta vespa:

  • Perhatikan kebersihan Vespa

Saat memiliki banyak waktu di rumah, pastikan vespa jaug lebih terawat dengan mengelap atau mencucinya sendiri. Selain membuat vespa bersih, pemilik akan lebih teliti dalam menemukan kemungkinan kerusakan, seperti lecet pada bodi moror atau bagian mesin yang rembes oleh oli, cairan rem, atau cairan radiator.

Selain itu, seperti yang diinformasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), virus corona memiliki daya tahan hidup dengan waktu tertentu tergantung pada permukaan material. Untuk itu, penting berjaga-jaga dengan memperhatikan kebersihan vespa setiap saat.

  • Gunakan peralatan yang tepat untuk mencuci Vespa Anda

Cuci vespa menggunakan wash mitt atau kain berserat mikro (microfiber) agar tidak menyebabkan goresan pada bodi. Bilas vespa dengan air mengalir secara perlahan, dimulai dari bagian atas ke bagian bawah dengan saksama.

Selanjutnya, bersihkan bagian permukaan mesin, knalpot dan roda. Hati-hati untuk bagian kelistrikan saat mencuci vespa. Setelah dicuci, keringkan motor untuk mencegah karat dan korosi. Proses pengeringan dapat menggunakan microfiber untuk mengurangi resiko lecet atau gores pada bodi vespa.

  • Perawatan ban

Ban merupakan bagian yang penting untuk selalu dirawat, meski sedang tidak rutin digunakan. Hal ini guna memastikan keawetan ban dan tetap dapat memberikan performa serta kestabilan yang baik ketika vespa digunakan.

Gunakan alat ukur tekanan ban untuk memeriksa tekanan angin pada ban dan cek dengan teliti kondisi fisiknya. Selalu gunakan standar tengah saat motor terparkir di rumah agar menghindari tekanan berlebihan pada ban dalam jangka waktu lama.

Jangan lupa berikan alas pada bagian bawah roda depan agar ban tidak langsung bersentuhan dengan lantai. Hal ini dapat membuat tekanan angin dalam ban tidak mudah berkurang.

Penting juga untuk menghindari ban vespa dari sinar matahari langsung, karena dapat membuat kandungan angin di dalamnya memuai dan karet ban akan terpengaruh.

  • Panaskan Vespa secara rutin

Rutin memanaskan vespa bertujuan agar mesin selalu terlumasi dengan baik sehingga perfoma dari mesin tetap maksimal kapan pun dibutuhkan. Cara yang baik adalah dengan memanaskan vespa lebih kurang 5 menit agar oli bersirkulasi, sehingga bagian dalam mesin terhindar dari karat.

  • Cabut aki jika vespa tidak dipakai dalam waktu yang lama

Cabut aki jika berencana tidak memakai vespa dalam waktu lama. Hal itu merupakan salah satu solusi untuk menghemat aki vespa. Sebab, apabila tidak dicabut, aliran listrik akan terus mengalir sehingga bisa cepat habis.

Pencabutan aki hanya dilakukan apabila vespa tidak akan digunakan dalam kurun waktu sebulan atau lebih. Pencabutan itu cukup melepas kabel dari kutub negatif aki, dan jika aki harus dilepas dari kendaraan pastikan aki disimpan di tempat yang sejuk dan kering, jauh sinar matahari dan benda mudah terbakar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Piaggio Vespa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top