Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Daftar Pabrikan Mobil Global yang Terpukul Corona

Sejumlah pabrikan global mengalami penurunan kinerja pada kuartal pertama 2020
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 02 April 2020  |  10:11 WIB
Pekerja perakitan mobil Fiat Chrysler membangun 2019 truk pickup Ram di 'Vertical Adjusting Carriers' di Pabrik Perakitan FCA Sterling Heights di Sterling Heights, Michigan, AS, 22 Oktober 2018 - Reuters/Rebecca Cook.
Pekerja perakitan mobil Fiat Chrysler membangun 2019 truk pickup Ram di 'Vertical Adjusting Carriers' di Pabrik Perakitan FCA Sterling Heights di Sterling Heights, Michigan, AS, 22 Oktober 2018 - Reuters/Rebecca Cook.

Bisnis.com, JAKARTA - Virus corona atau Covid-19 memukul industri otomotif global. Penurunan penjualan menjadi bagian tak terhindarkan sepanjang Maret 2020.

Dilansir dari Cnet Roadshow, Kamis (2/4/2020), sejumlah pabrikan global mengalami penurunan kinerja pada kuartal I/2020. Berikut adalah daftar pabrikan global yang sudah melaporkan kinerja penjualan pada periode ini.

Fiat Chrysler

Penjualan semua merek Fiat Chrysler Automobiles (FCA) turun sekitar 10 persen secara tahunan. Penjualan FCA pada kuartal pertama tahun ini mencapai 446.768 unit, sedangkan periode yang sama pada tahun lalu 498.425 unit.

Perusahaan mencatat bahwa momentum penguatan pada Januari-Februari hilang begitu saja ketika kinerja Maret anjlok dan mengahanguskan catatan positif tersebut.

Pada Maret, penjualan Chrysler merosot 5 persen bahkan Jeep juga tidak kebal terhadap perlambatan. Jeep membukukan penurunan penjualan sebesar 14 persen. Penjualan Dodge juga turun 20 persen, sementara Alfa Romeo turun 14 persen.

General Motors

Empat merek GM, yakni Chevrolet, Buick, GMC dan Cadillac, masing-masing mencatatkan penurunan total 7 persen di kuartal pertama 2020.

Chevrolet turun sebesar 3,8 persen, Buick 34 persen, GMC turun 5 persen, dan Cadillac merosot 15,8 persen. Total penjualan GM pada periode ini mencapai 618.335 unit, sementara kinerja kuartal pertama tahun lalu mencapai 665.840 unit.

Hyundai

Merek Korea Selatan membukukan penurunan penjualan kuartal I/2020 sebesar 11 persen. Adapun, penjualan pada Maret anjlok sebesar 43 persen.

Hyundai sebelumnya mencatatkan kinerja positif pada Januari-Februari, tetapi pandemi corona dengan cepat membalikan keadaan. Total penjualan Hyundai pada kuartal I/2020 mencapai 130.875 unit, sedangkan tahun lalu 147.585 unit.

Infiniti

Merek mewah Nissan ini membukukan kinerja negatif sebesar 25 persen pada kuartal pertama 2020, meskipun model QX50 mencatatkan penjualan terbaiknya pada Januari-Februari. Penjualan QX50 naik 16 persen pada periode ini, sementara model lainnya menorehkan raihan negatif.

Mazda

Kinerja penjualan Mazda pada Maret 2020 turun 42 persen secara tahunan. Hampir semua model Mazda mengalami penurunan tajam kecuali CX-30. Crossover anyar itu terjual 2.242 unit pada Maret

Nissan

Nissan membukukan penurunan penjualan di seluruh perusahaan sebesar 30 persen. Satu-satunya model yang mencatat kenaikan adalah Murano SUV yang mengalami peningkatan penjualan sebesar 34 persen dan Kicks naik 11 persen.

Porsche

Produsen mobil sport asal Jerman ini mengatakan bahwa penjualan periode kali ini turun 20 persen. Kuartal pertama 2020 menjadi periode buruk bagi Porsche yang baru saja merilis mobil listrik pertamanya, Taycan. Alhasil Taycan hanya terjual 211 unit.

Volkswagen

VW membukukan penurunan sebesar 13 persen pada kuartal pertama tahun ini dengan total penjualan sekitar 10.000 unit, lebih sedikit dibandingkan periode tahun lalu. Namun, penjualan Golf R meroket 448 persen, sedangkan penjualan Golf SportWagen naik 36 persen.

VW mengakhiri masa produksi SportWagen pada akhir tahun lalu, sehingga pembelian di menit-menit terakhir dinilai memperbaiki kinerja VW pada Januari-Maret.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mobil penjualan mobil
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top