Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ferarri Kembali Produksi Mulai 14 April

Pabrikan mobil mewah asal Italia, Ferrari bakal kembali melanjutkan produksinya pada 14 April 2020 mendatang setelah menghentikan sementara aktivitasnya sejak 15 Maret 2020.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 01 April 2020  |  18:36 WIB
 Wind Tunnel - Renzo Piano.  - Ferrari
Wind Tunnel - Renzo Piano. - Ferrari

Bisnis.com, JAKARTA – Pabrikan mobil mewah asal Italia, Ferrari bakal kembali melanjutkan produksinya pada 14 April 2020 setelah menghentikan sementara aktivitasnya sejak 15 Maret 2020.

Awalnya Ferrari berencana membuka kembali pabriknya pada 27 Maret 2020. Namun, rencana itu diundur lantara ekskalasi pandemi Corona (Covid-19) di Negeri Pasta tersebut.

Dilansir dari Paultan.org, saat pabrik berhenti untuk sementara waktu, Ferrari tetap mempekerjakan karyawan di unit kerja tertentu, dengan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH). Ferrari pun mengaku tetap menjamin pekerjanya yang tidak bisa melakukan WFH.

Dengan berbagai ketidakpastian akibat Covid-19, Ferrari bakal mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk menjamin kesejahteraan pekerjanya.

Ferrari juga mengatakan akan memberikan panduan keuangan lebih lanjut kepada para investor selama pendapatan kuartal pertama perusahaan pada 4 Mei 2020.

Ferrari menambahkan bahwa mereka tetap yakin bahwa mengingat ekuitas merek, neraca yang kuat, dan model bisnis yang sehat, mereka akan terus menciptakan nilai bagi semua pemangku kepentingan di luar ketidakpastian jangka pendek.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ferrari Produksi Mobil Ferrari Indonesia covid-19
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top