Pabrik Purwakarta Disetop, Nissan Masih Bahas Opsi Pemanfaatan

Nissan masih membicarakan lebih lanjut soal fasilitas produksinya yang kini sudah berhenti. Terdapat sejumlah opsi terkait pemanfaatan pabrik itu.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 24 Maret 2020  |  09:25 WIB
Pabrik Purwakarta Disetop, Nissan Masih Bahas Opsi Pemanfaatan
Test drive All New Nissan Livina dimulai dari Klenteng Sam Poo Kong, Semarang, menuju Solo dan Yogyakarta pada 24-25 Juni 2019. - BISNIS.COM/Aprianus Doni Tolok

Bisnis.com, JAKARTA – PT Nissan Motor Indonesia menyatakan bahwa penghentian operasional pabriknya bukanlah berita baru.

Pihak Nissan menyatakan bahwa mobil-mobil Nissan diproduksi di luar di Indonesia sudah sejak lama.

Head of Communication PT Nissan Motor Indonesia, Hana Maharani mengaku pihak Nissan masih membicarakan lebih lanjut soal fasilitas produksinya yang kini sudah berhenti. Dia mengatakan terdapat sejumlah opsi yang tengah dibicarakan terkait fasilitas pabriknya tersebut.

“Kami sedang mempelajari beragam opsi, namun belum ada informasi yang dapat dikomunikasikan saat ini,” kata Hana kepada Bisnis, Senin (23/3/2020).

Kendati demikian, Hana memastikan bahwa langkah ini diambil sebagai reformasi strategis dan dirancang untuk membangun basis operasional guna memastikan profitabilitas yang konsisten serta berkelanjutan dalam jangka menengah.

Dia juga memastikan Nissan bakal tetap eksis di Indonesia dan bakal terus menyediakan rangkaian produk, layanan penjualan dan purna jual di Indonesia.

“Ini tidak berdampak pada konsumen. kami terus berfokus untuk memperkuat merek Nissan di Indonesia dengan terus menghadirkan model-model baru. Kami ingin menegaskan kembali komitmen berkelanjutan kami untuk menyediakan rangkaian produk Nissan dan memberikan layanan penjualan dan purna jual terbaik kepada pelanggan kami di sini,” ujar Hana.

President Director PT Nissan Motor Indonesia Isao Sekiguchi menjelaskan bahwa keputusan penghentian produksi Nissan itu menjadi bagian dari rencana optimisasi rightsizing, optimasi produksi dan reorganisasi operasi bisnis.

"Nissan telah memutuskan untuk menghentikan produksi kendaraan di pabrik Nissan di Indonesia. Ini adalah bagian dari rencana optimisasi yang mencakup rightsizing, optimasi produksi dan reorganisasi operasi bisnis," ungkap Sekiguchi dalam keterangan resminya, Senin (23/3/2020).

Kendati demikian, Nissan juga berjanji untuk tidak akan meninggalkan pasar Indonesia. Produsen kendaraan asal Jepang itu akan terus mengisi pasar Indonesia dengan berbagai produk unggulan mereka ke depannya melalui mitra Aliansi dari Nissan.

Sebelumnya, Nissan Motor Co. dikabarkan akan menghentikan produksi kendaraan di Indonesia lantaran realisasi penjualan kendaraan anjlok di Tanah Air.

Hal itu diungkapkan salah seorang sumber, seperti dilansir japantimes.co.jp., Rabu (18/3/2020).

Nissan berencana untuk melanjutkan penjualan kendaraan di Indonesia sambil mempertimbangkan pabrik Indonesia untuk memproduksi mesin Mitsubishi Motors Corp.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
manufaktur, otomotif, nissan, nissan motor indonesia

Editor : Oktaviano DB Hana
KOMENTAR


-->
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top