Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tata Group Segera Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik

Tata Group bakal melibatkan lebih dari enam perusahaannya, termasuk Tata Motors, Tata Chemicals, Tata Power dan Tata Croma, untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di India.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 28 Januari 2020  |  16:41 WIB
Tata Motors - Reuters/Vivek Prakash
Tata Motors - Reuters/Vivek Prakash

Bisnis.com, JAKARTA – Tata Group, konglomerasi bisnis dengan lini usaha dari baja hingga otomotif asal India, berencana mengerahkan seluruh sumber dayanya untuk membentuk ekosistem kendaraan listrik yang ramah lingkungan.

Dikutip dari Reuters, Selasa (28/1/2020), Tata Group bakal memroduksi mobil dan baterai listrik, mendirikan stasiun pengisian daya dan membangun pabrik daur ulang baterai.

Untuk membangun ekosistem tersebut itu, grup usaha global ini bakal melibatkan lebih dari enam perusahaannya, termasuk Tata Motors, Tata Chemicals, Tata Power dan Tata Croma yang merupakan jaringan ritel yang memasarkan produk elektronika.

Rencana tersebut diumumkan menjelang peluncuran Nexon EV, kendaraan listrik untuk segmen sport utility vehicle (SUV) milik Tata Motors.

"Ini adalah peluncuran ekosistem, yang merupakan kebutuhan nyata, bukan hanya peluncuran kendaraan lain," kata Guenter Butschek, direktur pelaksana Tata Motors.

India memang selama ini mendorong pabrikan untuk mengembangkan kendaraan listrik. Hal itu dilakukan untuk menurunkan kadar polusi yang saat ini terbilang tinggi di beberapa kota dan menurunkan impor bahan bakar.

Namun, upaya itu menghadapi perlawanan dari beberapa produsen yang mengatakan infrastruktur pengisian perlu diatur terlebih dahulu. Selain itu, biaya produksi baterai dinilai terlalu tinggi untuk pasar India.

Tata Power telah menyiapkan 100 stasiun pengisian daya. CEO Tata Power Praveer Sinha mengatakan bahwa pihaknya akan menambah 650 lagi stasiun pengisian daya di lebih dari 20 kota besar India selama satu tahun ke depan.

“Semua stasiun akan mendukung pengisian cepat dan akan ditautkan ke aplikasi seluler, yang telah dikembangkan dengan Tata Consultancy Services untuk pembayaran dan untuk memeriksa ketersediaan pengisi daya,” kata Sinha.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tata motors Kendaraan Listrik

Sumber : Reuters

Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top