India Tak Buru-Buru Adopsi Kendaraan Listrik

Pemerintah India menyatakan belum menetapkan tenggat untuk meluncurkan kendaraan listrik maupun pelarangan produksi kendaraan berbahan bakar fosil.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 Agustus 2019  |  15:07 WIB
India Tak Buru-Buru Adopsi Kendaraan Listrik
Narendra Modi menyapa para pendukungnya setelah dilantik menjadi Perdana Menteri (PM) India untuk periode kedua di Istana Presiden di New Delhi, India, Kamis (30/5/2019). - Reuters/Adnan Abidi

Bisnis.com, NEW DELHI – Pemerintah India menyatakan belum menetapkan tenggat untuk meluncurkan kendaraan listrik maupun pelarangan produksi kendaraan berbahan bakar fosil.

Dilansir Reuters, Rabu (21/8/2019), pemerintahan di bawah Perdana Menteri India Narendra Modi berupaya memacu adopsi kendaraan listrik guna memangkas impor bahan bakar minyak sekaligus untuk mengurangi polusi yang semakin mengkhawatirkan.

Pada Juni lalu, tim kebijakan publik Pemerintah India telah merekomendasikan penggunaan sepeda motor elektrik mulai 2025.

Adapun saat ini industri otomotif India tengah menghadapi tekanan hebat lantaran pertumbuhan ekonomi yang rendah di negara ini, membuat permintaan kendaraan lesu. Alhasil sejumlah produsen kendaraan terpaksa menghentikan produksi serta memangkas jumlah karyawan.

Adopsi kendaraan listrik belakangan semakin masif. Sejumlah negara terus memacu pengembangan kendaraan jenis ini yang dinilai efisien dan ramah lingkungan.

Tak terkecuali Indonesia, yang kini tengah bersiap menyambut era mobil listrik pasca keluarnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Mobil Listrik

Sumber : Reuters

Editor : Galih Kurniawan
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top