Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penyegaran Honda Mobilio, HPM : Tunggu di GIIAS 2020

Honda memberi sinyal akan melakukan penyegaran pada Honda Mobilio pada GIIAS 2020. Penjualan Mobilio pada 2019 diklaim berada pada peringkat ketiga sebagai kontributor volume penjualan bagi Honda.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 23 Januari 2020  |  13:48 WIB
New Honda Mobilio. - MFM
New Honda Mobilio. - MFM

Bisnis.com, BANDUNG - Honda memberi sinyal akan melakukan penyegaran pada Honda Mobilio pada GIIAS 2020. Penjualan Mobilio pada 2019 diklaim berada pada peringkat ketiga sebagai kontributor volume penjualan bagi Honda.

Yusak Billy, Bussines Innovation & Sales Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM) mengatakan bahwa Honda Mobilio menjadi penyumbang volume penjualan setelah Brio dan H-RV dengan kontribusi pada kisaran 11 persen terhadap total penjualan Honda.

"Mobilio masih stabil nomor tiga setelah Brio dan H-RV, 11 persen kontribusinya. Banyak konsumen fleet yang memakai Mobilio," ujarnya di sela-sela kegiatan CR-V 20 Years of Great Adventure di Bandung, Selasa malam (22/1/2020).

Untuk mengingatkan, Honda Mobilio pertama kali diperkenalkan pada 2014 untuk menggarap pasar LMPV 7 seaters bersama Avanza dan Xenia. HPM kemudian memberikan perubahan minor (facelift) pada 2017 dan 2019.

Yusak menyebutkan penyegaran produk menjadi salah satu strategi Honda untuk mengangkat penjualan. Pada 2019, HPM mencatat penjualan retail Mobilio sebanyak 16.886 unit, sementara total penjualan Honda sebanyak 149.435 unit.

Dia menjelaskan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) merupakan salah satu yang paling tinggi karena merupakan Brio Series bersama Honda Brio dan B-RV. TKDN Mobilio saat ini berada pada kisaran 85 persen, sementara B-RV dan Brio masing-masing 83 persen dan 89 persen.

"Ya product refreshment itu salah satu strategi, dan kita tunggu di GIIAS saja ya," paparnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Honda Mobilio mobil
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top