Daihatsu Sirion Topang Peningkatan Mobil Impor Malaysia

Mobil impor Malaysia meningkat 45,5 persen secara tahunan menjadi 2.021 unit pada 2019. Pada periode yang sama, penjualan Daihatsu All New Sirion naik sebesar 34,33 persen menjadi 1.800 unit.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 23 Januari 2020  |  10:22 WIB
Daihatsu Sirion Topang Peningkatan Mobil Impor Malaysia
All New Sirion generasi ke-3 - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA –Pertumbuhan permintaan model Daihatsu All New Sirion menjadi pendorong utama bagi peningkatan penjualan mobil impor dari Malaysia pada 2019.

Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sepanjang 2019, total penjualan kategori sedan, mobil berpenggeran dua roda (4X2), dan mobil berpenggerak empat roda (4X4) dari Malaysia mencapai 2.021 unit, naik 45,5 persen secara tahunan.

Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan penjualan Daihatsu All New Sirion sebesar 34,33 persen menjadi 1.800 unit. Selain Daihatsu, beberapa produk Mazda dari Malaysia juga turut berkontribusi dalam peningkatan mobil Negeri Jiran.

Hendrayadi Lastiyoso, Marketing and CR Division Head PT Astra International Tbk.,-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) menjelaskan sejatinya pihaknya tidak menentukan secara khusus komposisi produk impor maupun lokal untuk dipasarkan di indonesia.

Namun demikian, Daihatsu All New Sirion sejauh ini memang diproduksi di Malaysia. Negara tersebut secara khusus juga ditetapkan sebagai basis produksi model ini. Dengan demikian, Daihatsu akan tetap mengandalkan hasil produksi Malaysia untuk memenuhi permintaan model ini.

“Sirion memang tren penjualannya meningkat, dan kami perkirakan pada 2020 tren peningkatan tersebut akan berlanjut. Namun demikian, Sirion tidak ada rencana untuk diproduksi di dalam negeri, karena basis produksi dan pengembangan produknya adalah Malaysia,” jelasnya kepada Bisnis, Rabu (22/1/2020).

Dia mengatakan meski potensi penjualannya terus meningkat, model ini memiliki pangsa pasar yang kecil di Indonesia. Mobil yang bermain di segmen mobil perkotaan kecil ini hanya memiliki pangsa pasar sekitar 2,5%—3% terhadap total pasar otomotif dalam negeri.

“Maka tingkat penjualannyapun sangat kecil jika dibandingkan dengan produk-produk lokal yang bermain di segmen pasar yang paling besar di pasar otomotif Indonesia,” ujarnya.

Sepanjang 2019, total penjualan Daihatsu secara wholesales atau dari pabrik ke diler tercatat sebanyak 177,284 unit, menurun 12,6% secara tahunan. Adapun, total penjualan mobil di pasar domestik terkontraksi 10,5% menjadi 1,03 juta unit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mobil, daihatsu, penjualan mobil

Editor : Oktaviano DB Hana
KOMENTAR


-->
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top