Gajah Tunggal Bidik Kenaikan Penjualan Ban 8 Persen pada 2020

Catharina Widjaja, Corporate Communication & Investor Relations Director Gajah Tunggal mengatakan bahwa perseroan memproyeksikan penjualan ban pada tahun ini dapat meningkat sekitar 5%—8%.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 16 Januari 2020  |  11:33 WIB
Gajah Tunggal Bidik Kenaikan Penjualan Ban 8 Persen pada 2020
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – PT Gajah Tunggal Tbk. membidik kenaikan penjualan pada tahun ini seiring dengan proyeksi peningkatan permintaan pasar serta optimalisasi produk.

Catharina Widjaja, Corporate Communication & Investor Relations Director Gajah Tunggal mengatakan bahwa perseroan memproyeksikan penjualan ban pada tahun ini dapat meningkat sekitar 5%—8%.

“Untuk 2020 kami harapkan kenaikan penjulaan sekitar 5%—8% yang dikarenakan meningkatnya permintaan pasar dan mengoptimalkan bauran produk,” katanya melalui surel kepada Bisnis, Rabu (15/1/2020).

Dia menjelaskan, pada tahun lalu perseroan juga berhasil mencatatkan penjualan yang stabil meski pasar otomotif mengalami penurunan sekitar 11%. Dia mengatakan hal itu disebabkan oleh fokus bisnis perseroan yang lebih banyak menyasar pasar replacement.

“Kami melihatnya perkembangan pasar stabil. Penurunan penjualan otomotif tidak begitu berdampak karena Gajah Tunggal lebih besar di pasar replacement yang berkontribusi sekitar 85%—90% kepada penjualan perusahaan,” katanya.

Dia mengatakan hasil produksi Gajah Tunggal pada 2019 lebih banyak diserap oleh permintaan di pasar domestik. Secara total, serapan lokal pada 2019 mencapai kisaran 55% hingga 60%, dan sisanya diserap oleh pasar luar negeri.

Catharina mengatakan bahwa pihaknya belum dapat memaparkan angka penjualan total pada tahun lalu karena masih menunggu proses audit laporan keuangan. Kendati demikian, berdasarkan data penjualan hingga September 2019, penjualan Gajah Tunggal tercatat meningkat 3,8% secara tahunan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
gajah tunggal

Editor : Galih Kurniawan
KOMENTAR


-->
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top