Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Populasi Mobil Listrik di Indonesia Terus Meningkat

Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT Toyota-Astra Motor mengatakan pendorong utama peningkatan penjualan mobil terelektrifikasi Toyota adalah kehadiran model baru dan membaiknya kesadaran konsumen.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 14 Januari 2020  |  17:22 WIB
Model uji Prius PHV yang dilengkapi dengan panel baterai surya. - Toyota
Model uji Prius PHV yang dilengkapi dengan panel baterai surya. - Toyota

Bisnis.com, JAKARTA – Kehadiran produk baru dan meningkatnya kesadaran konsumen menjadi dua faktor utama meningkatnya populasi kendaraan berteknologi listrik pada 2019.

Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT Toyota-Astra Motor (TAM), mengatakan pendorong utama peningkatan penjualan mobil terelektrifikasi Toyota seperti beberapa varian hibrida adalah kehadiran model baru dan membaiknya kesadaran konsumen.

"Pendorong salah satunya adalah produk baru dan juga kesadaran konsumen," ujarnya kepada Bisnis, Selasa (14/1/2020).

Sepanjang 2019 Toyota menjadi salah satu merek yang paling aktif memperkenalkan kendaraan hibdira. Toyota memperkenalkan All New Camry Hybrid, C-HR Hybrid, dan All New Corolla Hybrid. Lini kendaraan terelektrifikasi itu menambah pilihan bagi konsumen di Tanah Air.

Dari sisi harga, C-HR Hybrid menjadi salah satu kendaraan hibrida paling murah sekaligus paling laris sepanjang 11 bulan pertama 2019. Model sport utility vehicle (SUV) ini dipasarkan mulai Rp523,35 juta (OTR Jakarta).

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mendata pada periode Januari-November 2019, C-HR telah dikirimkan ke dealer sebanyak 314 unit.

Setelah C-HR terdapat Camry Hybrid yang berada pada peringkat kedua dengan penjualan wholesales sebanyak 182 unit disusul All New Corolla Hybrid yang sebanyak 32 unit. Model terakhir baru mulai dipasarkan pada September 2019.

Anton memperkirakan penjualan kendaraan hibrida meningkat tahun ini sejalan dengan penambahan lini produk yang dipasarkan. Kehadiran produk baru akan menambah opsi bagi konsumen sehingga populasi kendaraan terelektrifikasi akan meningkat.

Sementara itu menurut Gaikindo, Mitsubishi telah mengirimkan Outlander PHEV ke jaringan dealer sebanyak 14 unit pada November 2019. Mitsubishi juga tercatat telah melakukan importasi sebanyak 55 unit Outlander PHEV.

Guna menyokong penjualan model PHEV SUV 4x4 ini, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales (MMKSI) telah membangun sebanyak 16 unit charging station yang mayoritas berada di dealer Mitsubishi Motors di Jakarta dan Bali.

Sales volume bukan target utama dulu, kami masih terus sosialisasi. Saat ini sudah punya 40 pesanan, ada yang inden ada yang masih prospek,” ujar Irwan Kuncuro, Direktur Pemasaran dan Penjualan MMKSI di Jakarta akhir tahun lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik
Editor : Galih Kurniawan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top